Wow..Tiket Pangkalpinang – Jakarta Membumbung Tinggi

Pangkalpinang – Pagi ini harga tiket pesawat jurusan Pangkalpinang – Jakarta harganya masih membumbung tinggi, berpotensi untuk menyumbang laju inflasi, dengan dibuka di angka 899 ribu rupiah untuk oneway trip, Senin (09/07).

Kondisi ini sudah hampir seminggu belakangan dirasakan warga kota Pangkalpinang yang akan bepergian keluar daerah, terutama kota Jakarta.

Menurut salah satu agen perjalanan yang bersedia untuk diwawancara, T***travel, Tomy sebagai pemilik sekaligus managing director travel biro tersebut mengatakan bahwa pihaknya hanya mengikuti flow chart harga tiket yang sedang berjalan saat ini, dan diakuinya lagi belum mampu memberi terobosan seperti diskon misalnya.

“Iya memang segitu pak, jadi pesan jam berapa pak?” kata dia, Senin 09/07.

Sementara itu, dirangkum dari berbagai sumber, inilah empat komponen penyusun harga tiket pesawat yang ketika dijumlahkan menjadi harga final tiket.

Yang pertama yaitu basic fare atau istilahnya harga dasar dari tiket pesawat yang nilainya ditentukan oleh masing-masing maskapai atau airline. Baik itu harga dasar per kelas, harga dasar per rute, jadwal keberangkatan atau ketersediaan seat (kursi di pesawat) semuanya ditentukan sesuai kebijakan airline dan nominalnya selalu berubah-ubah, sehingga ada tiket pesawat murah dan mahal.

Yang kedua yaitu biaya asuransi yang pada tiket pesawat disingkat IWJR (Iuran Wajib Jasa Raharja). Besar premi asuransi ini adalah Rp5000 sehingga pemegang tiket akan mendapat santunan hingga Rp.50.000.000 jika pesawat mengalami kecelakaan yang menyebabkan pemegang tiket meninggal.

Yang ketiga adalah Pajak Pemerintah (Government Tax) dengan kisaran 10% dari harga dasar (basic fare) tiket pesawat.

Yang keempat yaitu Airport Tax (Pajak Bandara). Sebelumnya memang airport tax dibayar terpisah dan tidak tercantum dalam harga tiket pesawat namun sejak Maret 2015 pemerintah mewajibkan airport tax dimasukkan langsung dalam biaya tiket pesawat. Besarnya airport tax berbeda-beda sesuai dengan bandara di masing-masing kota.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang Asban Aris yang dihubungi awak media via sambungan seluler, belum bersedia memberi konfirmasi dan masih terus diupayakan jawabannya. (LH)