Warga Tuban dihebohkan Penemuan Granat Mortir

Tuban – Sebuah granat mortir ditemukan warga Dusun Gempol, Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban pada Minggu (8/4).

Diduga mortir yang sudah berkarat itu merupakan bekas peninggalan perang masa penjajahan Kolonial Belanda. Meski kondisinya sudah nyaris rusak, namun masih terdapat beberapa bahan peledak di dalamnya.

Dari informasi di lokasi, saksi sekaligus penemuan pertama granat tersebut bernama Tarkun (41), warga setempat. Ketika itu, saksi hendak memberikan makan pada ternaknya. Usai mengambil rumput Tarkun langsung memberikannya pada sapinya. Aneh, Tarkun menginjak sesuatu di samping kandang tepi rumahnya tersebut.

Ketika dilihat, terdapat besi berkarat berbentuk sedikit lonjong. Curiga dengan besi tua itu, kemudian diambilnya dan dilaporkan ke Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas untuk cek di lokasi.

Usai didatangi dan diperiksa, ternyata besi yang ujungnya sudah rusak itu adalah mortir tua. Oleh petugas langsung diamankan agar tidak membahayakan.

Sementara itu, Kapolsek Semanding, AKP Desis Susilo saat dikonfirmasi terkait penemuan itu membenarkan. Setelah melihat Granat ukuran sekitar 22 Cm, dan berdiameter 15 Cm itu pihaknya langsung membawanya ke tim Satintelkam Polres Tuban untuk tindak lanjut.

“Sementara masih diperiksa, apakah masih aktif atau tidak. Yang jelas itu barang berbahaya , jadi kalau ada informasi apapun segera laporkan agar cepat ditindak lanjuti,” jelasnya, Senin (9/4).

Hingga kini, pemeriksaan lanjutan masih dilakukan pihak kepolisian terkait keaktifan dan bahan peledak yang terkandung di dalamnya.

Penemuan mortir sempat heboh di kalangan warga, sebagain ada yang ketakutan akan adanya mortir yang lain. Sisanya hanya desas desus perkiraan cerita adanya mortir. (Afi)