Terkait Hutang, Ini Jawaban Sekjend PSSI

JAKARTA – Akhirnya upaya mantan Ketua Umum PSSI, La Nyalla menagih hutang PSSI mulai menemui titik terang.

PSSI berkomitmen dan memiliki itkad baik untuk menyelesaikan semua dana terhutang pada periode kepengurusan sebelumnya, termasuk dana pinjaman La Nyalla Matalitti saat masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.

“Kami tetap memiliki itikad baik dan akan menyelesaikan utang dari kepengurusan PSSI yang sebelumnya. Kami juga menawarkan solusi penyelesaian yang kami harapkan bisa dipahami dan diterima dengan baik dan sportif oleh relasi kami yang merupakan masyarakat dari komunitas sepak bola Indonesia,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria di Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Dalam kondisi organisasi yang baru pulih dan berusaha bangkit, kata Ratu Tisha, penyelesaian kewajiban PSSI akan dilakukan secara bertahap.

“Kami sudah menyampaikan hal ini kepada Bapak La Nyalla melalui surat resmi tertanggal 27 Juli 2017. Namun, sejak surat itu kami sampaikan tidak ada respons balik,” katanya.

Dalam surat itu, PSSI menawarkan solusi penyelesaian dengan pembayaran empat tahap, yang setiap tahapannya jumlah yang dibayarkan sebesar 25 persen dari total hutang.

Dalam rencana PSSI, pembayaran utang tahap pertama akan dimulai pada bulan Oktober 2018, dilanjutkan pada bulan Desember 2018, Oktober 2019 dan Desember 2019.

“Jika kondisi keuangan organisasi semakin membaik, kami akan melihat kemungkinan untuk mempercepat penyelesaian tahap tiga dan empat. Jadi, kami tidak pernah lepas tangan terhadap masalah ini. Kami sudah merespons dan menawarkan solusinya. Kami akan senang jika pak La Nyalla bisa memahami situasi ini dan menyelesaikan persoalan ini dengan mempertimbangkan itikad baik kami,” kata Tisha. (*/son)