Terjerat Narkoba, Dua Pelatih Selancar Dituntut 6 Tahun Penjara

Surabaya – Sidang lanjutan perkara narkoba yang menjerat dua terdakwa yakni, Kuswanto asal jalan Sukolilo Lor Surabaya dan Moch Denand Fadel Bangsawan warga Perum Wisma Indah II Blok K6 Surabaya kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya

Persidangan yang digelar diruang sidang Candra dengan agenda tuntutan, bertindak selaku Ketua Majelis Hakim Slamet Riadi dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Linda B Karundeng dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Selasa (08/5)

Dalam tuntutannya, Jaksa menjatuhkan tuntutan pidana penjara selama (6) enam tahun penjara, denda sebesar Rp 1 miliar serta Subsider (3) tiga bulan kurungan, tuntutan tersebut telah disesuaikan dengan perbuatan terdakwa yang terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan memiliki menyimpan menjual atau menjadi kurir Narkotika.

Seperti diketahui dalam surat dakwaan Jaksa, bahwa kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan memiliki menyimpan menjual atau menjadi kurir Narkotika jenis shabu seberat 0,43 gram, 0,071 gram, dan 0,053 gram.

Dengan demikian kedua terdakwa terancam pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Namun Fariji.SH selaku kuasa hukum terdakwa dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lacak berencana akan melakukan perlawanan hukum melalui pembelaan (Pledoi) secara tertulis yang akan dibacakan pada persidangan mendatang.

“Saya akan lakukan upaya pembelaan tethadap klien saya pada persidangan pekan depan, kasihan kan dia itu tulang punggung keluarga, dia sudah mengaku terus terang, dan dia tidak perna dihukum,” Tambah Fariji. (son)