Tentang Dukungan Capres-cawapres 2019, Ini Pendapat Yusril Ihza Mahendra

Jakarta – Partai Bulan Bintang (PBB) tidak punya kursi di DPR, hanya punya suara sah secara nasional. Pencalonan dua pasangan calon sebagaimana telah kita ketahui, dua-duanya menggunakan kursi, bukan suara sah secara nasional. Dengan digunakannya cara ini, maka PBB tidak dalam posisi dapat mencalonkan atau “mengusung” pasangan calon.

Karena itu PBB tidak mencalonkan atau “mengusung” pasangan manapun dalam pilpres 2019. Seluruh kader saya minta fokus ke Pileg agar PBB memperoleh suara di atas 4 persen dan kembali eksis di DPR. Baik Jokowi maupun Prabowo tidak pernah mengajak PBB untuk mendukung mereka.

“Kalau mereka sendiri tidak pernah mengajak kita untuk mendukung mereka, untuk apa kita capek-capek mendukung salah satu dari mereka,” ujar Yusril.

Menurutnya, mereka tidak mengajak PBB itu wajar saja karena, kita (PBB) tidak punya kursi di DPR sekarang. Untuk Pemilu 2019 pun, menurut hitungan lembaga2 survey PBB diduga takkan lolos PT 4 persen. Karena itu, kedua pasangan Capres/Cawapres tidak memperhitungkan kita.

“Kalau orang lain menganggap kita tidak penting, janganlah kita GR merasa diri kita penting. Kita tidak perlu menjadi seperti orang menderita sakit jiwa merasa diri kita penting dan besar (megalomania), padahal kenyataannya kita tidak seperti itu,” ucap Ketua Umum PBB ini.

Selain itu, untuk mengatasi semua ini, lanjut Yusril, kita tidak punya pilihan kecuali kerja keras dan fokus menghadapi Pileg agar kita eksis dan kembali diperhitungkan orang lain.

“Untuk Pilpres, jangan banyak menyita waktu kita, karena tidak akan ada manfaat apapun yang kita peroleh dari Pilpres ini,” pungkasnya. (Red).