TELKOM: Pasang Modem WiFi Gratis di Rumah Pelanggan

TELKOM: Pasang Modem WiFi Gratis di Rumah Pelanggan

Pemasangan Modem WiFi tidak dikenakan biaya, pelanggan dapat menikmati trial Internet selama 20 hari ke depan, dan jika ada pelanggan yang hendak berlangganan layanan internet dapat memilih paket yang disediakan
Stanislaus Susatyo
General Manager Consumer Service Jawa Timur

SURABAYA - Program Broadband Ready yang digelar oleh Telkom diklaim telah berjalan dengan baik, namun bukan berarti tanpa kendala. Hal tersebut diakui oleh General Manager Consumer Service Jawa Timur, Stanislaus Susatyo


BACA JUGA:

Menurutnya, selama program Broadband Ready berlangsung, Telkom telah berhasil mengevaluasi bahwa pada prinsipnya pelanggan sangat siap untuk mengadopsi program penyediaan akses internet berkecepatan tinggi tersebut.

Namun, lanjut Susatyo, masih banyak masyarakat yang takut dijebak saat mempersilahkan petugas upgrade layanan (PUL) memasang perangkat Modem Wifi.

"Program ini pemasangan modem gratis, jadi pelanggan tidak perlu takut dijebak, sebab modem tersebut bersifat add on. Jadi bisa dipakai kapan saja bila diperlukan. Jika tidak maka tidak dikenakan biaya" ujarnya, usai jumpa pers di kantor Telkom Margoyoso, Selasa (20/11)

Susatyo menjelaskan, Sistem pemasangan modem akses broadband Wifi secara gratis di rumah pelanggan ini sama halnya PLN dengan meteran listrik atau PDAM dengan meteran air.

Pemasangan Modem WiFi tidak dikenakan biaya, dan dapat menikmati trial Internet selama 20 hari ke depan, dan jika ada pelanggan yang hendak menikmati layanan internet dapat memilih paket yang disediakan.

Telkom menawarkan paket tarif berlangganan paska bayar senilai 125 ribu/bulan atau membeli voucher prabayar senilai Rp.10.000,- selama dua hari.

Untuk mencegah penipuan, Susatyo mengingatkan pelanggan agar mewaspadai petugas pemasang instalasi WiFi gadungan yang menarik ongkos setelah melakukan pemasangan. Sebab, Telkom tidak menarik biaya sepeserpun untuk proses Instalasi modem WiFi (c2/rdi)

"Gairah kerja adalah pertanda daya hidup; dan selama orang tidak suka bekerja sebenarnya ia sedang berjabatan tangan dengan maut."
Pangemanann