TELKOM: Kirim 64 Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan ke SULUT

TELKOM: Kirim 64 Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan ke SULUT

SURABAYA - Kementerian Telekomunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) melalui BP3TI (Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika) kembali mendistribusikan 64 Mobil Layanan Internet.

Puluhan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan ini merupakan unit MPLIK terakhir dari tender yang dimenangkan oleh PT Telkom dan dikirim ke Sulawesi Utara (Sulut) dan Gorontalo.

Menkominfo Tifatul Sembiring, pengiriman unit ini merupakan yang terakhir untuk kawasan Indonesia Timur, Secara nasional jumlah keseluruhan peralatan  yang ditenderkan Kementerian Kominfo mencapai 1907 MPLIK yang terbagi  dalam 20 paket.


BACA JUGA:

"MPLIK ini akan mengurangi kesenjangan digital antar penduduk di Indonesia. dan diharapkan sebanyak 5.784 Kecamatan di Indonesia sudah terntegrasi dengan layanan internet" ujar Tifatul saat pemberangkatan MPLIK di Dermaga Armatim menggunakan KRI Makasar, Selasa (7/8/2012) sore.

Tifatul menambahkan hingga tahun 2014, total pengadaan MPLIK akan ditambah 2010 unit mobil

Program MPLIK ini sama dengan program pemerintah terkait sambungan telepon yakni desa berdering, yang bertujuan untuk meningkatkan teledensitas fixed phone. Program tersebut, diklaim mampu menghubungkan 94 persen wilayah Indonesia melalui fasiltas telepon.

Khusus untuk MPLIK yang didistribusikan ke Kawasan Indonesia Timur selama ini terkendala masalah pengirimannya. Oleh karena itu, MPLIK ini harus dikirim melalui kapal.

"Distribusi MPLIK ke daerah Papua movingnya susah karena kondisi medan. Tidak semua jalan bisa diakses menggunakan jalur darat tapi harus dengan helikopter," ungkapnya.

Sementara target nasional pada tahun 2014 mendatang ada peningkatan pengguna internet menjadi 80 juta penduduk dari saat ini yang hanya mencapai 50 juta penduduk. Hingga saat ini sudah terkirikan 1800 unit MPLIK di seluruh Indonesia.

Fasilitas Mobil MPLIK tidaklah gratis. Namun, masyarakat pengguna MPLIK ini dikenai biaya akses. "Perlu dipahami akses internet ini tidak gratis melainkan dikenakan biaya per jamnya Rp1000 hingga Rp3000," tukas Tifatul.

Telkom telah memenangkan enam paket pengerjaan MPLIK atau sebanyak 588 MPLIK untuk wilayah Jambi, Riau, Kepri (paket 4), Sulut, Sulteng, Gorontalo (paket 12), Sulbar dan Sultra (paket 13), Sulsel (paket 14), Kalteng (paket 17), Papua dan Irjabar (paket 20).

Pengadaan MPLIK dibiayai oleh BP3TI dan diperoleh dari pemerintah yang memungut dana USO sebesar 1,25% dari pendapatan operator telepon seluler sejak tahun 2005.(c2/pr)

"Suatu masyarakat paling primitif pun, misalnya di jantung Afrika sana, tak pernah duduk di bangku sekolah, tak pernah melihat kitab dalam hidupnya, tak kenal baca-tulis, masih dapat mencintai sastra, walau sastra lisan."
Magda Peters