Tak Cukup Lama Dalam Buruan, Dua Perampok Sadis Asal Madura Akhirnya Tertangkap

Wartapedia, Surabaya. Upaya paksa yang dilakukan oleh Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya terhadap 2 pelaku perampokan akhirnya membuahkan hasil. Kedua pelaku akhirnya berhasil di tangkap setelah aksi terakhirnya di Jalan Kapas Krampung Surabaya, merampok seorang pengusaha sembako, yang hingga menewaskan pemilik usaha tersebut.

Mereka adalah Dahruji alias Cong Uji (30) asal Dusun Bangsal, Desa Gunung Eleh, Kedundung, Sampang, Madura. Di Surabaya, Dahruiji diketahui tinggal kontrak di Jalan Wonokusumo Jaya Gang 8 Surabaya. Selama dalam pelarian, Dahruji kontrak di Jalan Bumi Ayu Gang Gobis nomor 14, Malang. Sedangkan pelaku lainnya adalah Saiful alias Siful (31) warga Jalan Wonokusumo Jaya gang 16 nomor 28 Surabaya.

Dahruji dan Saiful tergolong sadis dalam melancarkan aksi kejahatannya. Keduanya beraksi pada Minggu, 26 Februari 2017 sekitar pukul 00.20 WIB di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya tepatnya di trotoar depan SMA 9 Surabaya, dan Jum’at, 12 Mei 2017 sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Kapas Krampung nomor 109 Surabaya, tepatnya didepan Toko Bintang Rejeki.

Sejumlah barang bukti yang di sita Tim Anti Bandit dari tersangka Cong Uji dan Saiful, termasuk dua senjata tajam jenis celurit.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Mohammad Iqbal mengatakan, Dahruji alias Cung Uji yang selama dalam pelariannya bersembunyi dengan mengontrak di Jalan Bumi Ayu Gang Gobis nomor 14 Malang itu, berhasil ditangkap oleh Tim 7 Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya, Rabu, 26 Juli 2017 sekitar pukul 20.00 WIB di Pasar Malam pinggir Jalan Klenteng Malang.

“Kembali Kasat Reskrim, Wakasat Reskrim beserta timnya, menepati janji, yaitu mengungkap kasus-kasus yang meresahkan masyarakat. Masih ingat kita pada bulan Mei yang lalu terjadi pencurian kekerasan mengakibatkan korban meninggal dunia. Dengan kerja teliti dan kerja keras daripada reserse kriminal Tim Anti Bandit melakukan upaya penangkapan yang hampir sempurna,” kata Iqbal, Senin, (31/07).

Iqbal menuturkan, terungkapnya para pelaku kejahatan ini, juga terbantu dengan adanya CCTV yang terpasang di toko tempat para pelaku ini beraksi. Dari CCTV tersebut, petugas mulanya mengindetifikasi melaui jaket dan sepatu yang dikenakan. Berdasarkan petunjuk itulah, yang kemudian membuat Tim Anti Bandit mengetahui identitas para pelaku, yang kemudian dilakukan pengejaran.

Sementara tersangka Saiful sendiri, berhasil ditangkap oleh Tim 7 Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis, 27 Juli 2017 sekitar pukul 12.00 WIB di dalam rumahnya di Jalan Wonokusumo Jaya Gang 16 nomor 28 Surabaya. Namun sayang, pada saat hendak di tangkap, Saiful berusaha melarikan diri, sehingga dilakukan tindakan tegas.

Dalam aksi kejahatan yang menyebabkan korban tewas ini, Darmuji dan Saiful tidak hanya berdua, melainkan berempat. Dua orang lainnya, yakni WP dan FZ sudah masuk ke dalam DPO (Daftar Pencarian Orang). Iqbal menghimbau, agar kedua pelaku sebaiknya segera menyerahkan diri, sebelum petugas bertindak lebih.

“Kami mengultimatum, kalau nggak mau ditangkap, sebaiknya menyerahkan diri. Karena dia (WP, red) adalah eksekutornya. Tim kami sudah mengetahui tempat dan persembunyiannya, dan bahkan tim kami sudah semakin mendekat. Jadi kami peringatkan, sebaiknya menyerahkan diri, sebelum kami lakukan tindakan tegas,” tegas Iqbal.(asb)