Stok LPG Aman, Konsumen Berharap Ada Penambahan Kuota

Tuban – Sejumlah pengecer tabung gas Elpiji ukuran 3Kg masih memiliki stok. Meski tidak banyak, namun bisa mencukupi kebutuhan konsumen yang membutuhkan.

Konsumen rumah tangga setiap hari membutuhkan tabung gas untuk kebutuhan rumah tangga. Standart kebutuhan per rumah, untuk 1 tabung gas bisa habis antara 4 hingga 7 hari.

Hal tersebut diungkapkan Siti Munfaatin (38) salah satu pengecer gas Elpiji di kawasan Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

“Perhitungannya setiap rumah itu seperti itu rata-rata, kecuali kalau usaha. Selama ini konsumen masih bisa memperoleh gas seperti biasa, ” ujarnya.

Disoal kebutuhan, toko miliknya setiap 1 Minggu rutin memperoleh kiriman dari Agen / pangkalan sebanyak 50-60 tabung. Jumlah tersebut bisa mencukupi kebutuhan konsumen di sekitar wilayahnya.

Untuk tambahan, pihaknya berharap memperoleh itu untuk menambah pendapatannya.

“Untuk harga dari pangkalan sesuai HET Rp. 16.000. Kalau sudah sampai pengecer ya tergantung lokasi dan harga standar lokal,” imbuhnya.

Senada juga disampaikan Ahmad Soleh, salah satu agen di kawasan Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Meskipun sebagian wilayah ada yang mengalami kekosongan, namun hingga saat ini stok Elpiji masih terbilang aman.

Sebab, konsumen masih bisa memperoleh tabung yang bentuknya seperti buah melon tersebut.

Dalam sebulan, pihaknya mampu mendistribusikan tabung sekitar 500 tabung. Untuk 2 bulan terakhir, pihaknya memperoleh tambahan pasokan sebesar 3% dari pangkalan.

Hal ini sengaja dilakukan setelah melakukan usulan penambahan pasokan.

“Memang kita usulkan untuk tambahan. Kalau memang ada kekurangan, yang jelas aman. Kalau harga masih kondusif, standar saja, ” katanya.

Sementara itu, terkait pasokan salah satu Pangkalan LPG Sukadir menjelaskan bahwa pasokan dari Pertamina cenderung konstan dengan kenaikan sekitar 3%.

Bahkan untuk menstabilkan pasokan, pihak pangkalan melakukan distribusi setiap hari.

“Kita terus melakukan koordinasi dengan Dinas Perekonomian terkait pasokan dan jika ada kekurangan pasokan maka akan diajukan tambahan. Selama ini masih aman kebutuhannya,” jelas Agen LPG PT. Minyak Gas Utama tersebut. (Afi)