Secercah Harapan Kalapas Tuban di Bulan Ramadhan

Tuban – Bulan suci Ramadhan menjadi hal teristimewa bagi insan manusia untuk mau berbagi. Salah satunya dilakukan Lapas Kelas II B Tuban yang memberikan santunan kepada puluhan anak yatim di kantornya, Rabu (5/6).

Acara berkah itu berlangsung sederhana namun bermakna. Lantunan Qosidah dari grup rebana warga binaan menjadi awalnya. Prakata perwakilan anak yatim turut tersirat harapan dan doa. Agar, semua cita-cita dan harapan bisa terkabul melalui niat ikhlas untuk berbagi sesama.

Dalam sambutannya Kalapas Tuban, Sugeng Indrawan berterimakasih kepada segenap dermawan dan insan Pers yang telah bekerja sama mewujudkan kegiatan sosial ini. Saling bergandengan tangan untuk membantu kaum dhuafa’ menjadi pilihan agar makna puasa ini lebih terasa. Terlebih dengan adanya senyum bahagia anak yatim piatu yang datang, diharapkan bisa meringankan beban.

Selain itu, Kalapas juga menjelaskan bahwa berkah nantinya juga akan diterima para warga binaan yang ada. Sekitar 400 lebih yang ada. Sebagian akan memperoleh remisi di Hari Raya idul Fitri.

“Nanti kita ajukan dulu ya berapa jumlahnya. Tepat di hari lebaran ada remisi. Saya juga berterimakasih atas bantuan semua pihak dengan terselenggaranya acara ini,” jelasnya.

Acara juga nampak religi dengan mauidhoh dari Prof. Dr. Kyai. M. Muzakkin, M. Pdi, MH (Gus Zakky) Pengasuh pondok pesantren khusus rehabilitasi sakit jiwa, pecandu narkoba, mantan preman dan anak jalanan, di Sekanor, Sendangagung, Paciran, Lamongan, Jawa Timur.

Dalam isi ujarannya menekankan pentingnya untuk beribadah dengan ikhlas. Serta bersyukur telah diberi kenikmatan dengan cara dipergunakan untuk beribadah.

“Gunakan untuk beribadah dengan baik, cara menggunakan kenikmatan. Dengan sedekah kita akan dimudahkan dan dilipatkan pahalanya,”serunya.

Dalam acara tersebut juga dihadiri insan Pers dari PWI Kabupaten Tuban dan yayasan anak yatim piatu Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Tuban . Serta perwakilan dari BRI, Perhutani dan sejumlah tokoh masyarakat. (Afi)