Santri Mambaul Ulum Bata-Bata Raih Medali Emas, ini Kata Ustadz Syahrul Anam

Asyraful Anam saat melukis khat Arab di stand bazar Pekan Ngaji di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (Muba), Pamekasan.

Wartapedia, Pamekasan. Sebuah prestasi gemilang kembali dibuktikan oleh santri Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (MUBA) Pamekasan, Madura. Prestasi tersebut adalah sebuah kemenangan yang di raih oleh Asyraful Anam, dengan meraih medali emas di ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2017.

Ajang AKSIOMA dan KSM tingkat nasional yang di gelar di Yogyakarta itu, Asyraful Anam sukses meraih medali emas melalui lomba kaligrafi tingkat MA katagori Putra. Atas prestasinya itu pun, ribuan santri, bahkan para asatidz berjibaku menyambut kedatangan Asyraful Anam, saat kembali ke Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, di Dusun Bata-Bata, Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Pamekasan.

Kepala MA Mambaul Ulum Bata-Bata, Ustadz Muzammil Imron mengatakan, prestasi yang berhasil di raih oleh santrinya ini merpuakan suatu kebanggaan tersendiri. Menurutnya, apa yang telah di dapat oleh Asyraful Anam adalah hal yang patut menjadi contoh bagi santri lainnya, untuk bisa mengharumkan nama Jawa Timur, khususnya Pamekasan.

“Alhamdulilah dengan prestasi ini tentunya kami sangat bangga dan berharap siswa lainnya juga bisa berprestasi seperti yang ditorehkan oleh Asyraful Anam,” kata Muzammil Imron, Minggu (14/08) sesaat setelah menyambut kedatangan Asyraful Anam.

Sementara itu, alumni dari Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Ustadz Syahrul Anam secara khusus memaparkan, bahwa melihat apa yang berhasil di raih oleh Asyraful Anam, dirinya merasa ikut bahagia dan sangat bangga atas apa yang diraihnya. Dia mengutarakan, prestasi yang di capai oleh Asyraful Anam adalah buah dari hasil pembelajarannya selama di MUBA.

“Dengan adanya prestasi ini, saya harapkan agar Asyraful Anam kedepannya menjadi lebih baik lagi, dan tidak berpuas diri, tetap harus belajar. Dan apa yang sudah diraihnya, semoga menjadi motivasi bagi yang lain untuk meraih gemilang di luar sana,” papar alumni MUBA yang sekarang menjadi Kepala Sekolah MTs Al-Kholil NU, Berau, Kalimantan Timur ini.

Sebagaimana diketahui, Asyraful Anam sukses mengharumkan nama Provinsi Jawa Timur, khususnya kabupaten Pamekasan dengan meraih medali emas melalui lomba kaligrafi tingkat MA kategori Putra. Ia berhasil mengalahkan dua delegasi asal Borneo, yakni Muhammad Akmal Gifary delegasi MA Asy-Syifa Kalimantan Timur yang meraih medali perak. Sedangkan medali perunggu diraih Abdurrahim delegasi MAN 2 Tabalong, Kalimantan Selatan.

Oleh : Achmad Syaiful Bahri