Ratusan Pendemo Henry dan Sipoa Datangi PN Surabaya

Surabaya – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya didatangi ratusan pendemo dari Forum Peduli Masyarakat Bawah (FPMB) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Kamis,(04/10)

Dalam orasinya, FPMB menuntut agar majelis hakim mengadili Teguh Kinarto yang dituding sebagai aktor dalam sengketa perkara Sipoa.

Disamping itu, para pendemo mengharapkan PN Surabaya mengusut tuntas tanpa terpengaruhi oleh manuver dan iming-iming gratifikasi dari para terdakwa ataupun aktor dibalik perkara yang memakan korban ribuan konsumen tersebut.

“Adili Teguh Kinarto, usut tuntas kasus Sipoa. Kami minta, Hakim PN Surabaya segera mengadili aktor di balik terjadinya kasus Sipoa ini. Jangan mau di suap.” ujar salah satu orator.

Terpisah, FSPMI yang datang terlebih dahulu ke PN Surabaya menggelar aksi demonya dengan acara istighosah.

Seperti pada demo sebelumnya, tuntutan yang diajukan hampir sama, yakni terkait agar majelis hakim PN Surabaya menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Henry sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) selama 4 tahun penjara.

Adanya tuntutan tersebut, karena Henry dirasa sudah memenuhi unsur penipuan dan penggelapan yakni terkait status pasar turi baru, uang BPHTB, sertifikat hak milik tidak kunjung dikembalikan sampai saat ini.

Tak hanya sampai disitu, manuver terdakwa Henry yang menjanjikan akan memberikan pasar turi baru kepada Pemkot Surabaya dinilai hanya demi mendapatkan vonis ringan dari majelis hakim.

“Pak Hakim, hukum seberat-beratnya Henry, jangan mau ditipu lagi. Itu akal-akalan saja pasar turi mau diberikan Pemkot.” kata orator diatas mobil pendemo. (son)