Putar balik hindari razia, remaja ini terpental ditabrak mobil

Surabaya – Peristiwa mengejutkan terjadi saat Polrestabes Surabaya menggelar operasi cipta kondisi skala besar. Dalam operasi tersebut, seorang remaja bernama Irwan Aji Pamungkas tiba-tiba terpental seketika saat tertabrak oleh sebuah mobil. Minggu dini hari, (14/01/2018).

Bukan tanpa sebab, Irwan yang mengendarai sepeda motor Yamaha V-xion dengan nomor polisi AE 2539 WG berupaya menghindari operasi cipta kondisi yang di gelar Polrestabes Surabaya di Jalan Gemblongan, dengan cara memutar balik melawan arus.

Naas, baru saja hendak memutar balik motornya, sebuah mobil yang melaju dari arah Jalan Pahlawan menabrak Irwan bersama dengan motornya. Irwan dan motornya pun terpental hingga sekitar 5 meter, sehingga membuat warga sekitar terkejut.

Sejumlah petugas yang berjaga sekitar 100 meter dari titik operasi pun segera berlari menghampiri peristiwa laka lantas tersebut. Petugas yang menghampiri segera mengamankan area laka lantas dan memeriksa kondisi korban serta kendaraan.

Beruntung, Irwan masih sadarkan diri dan hanya mengalami luka ringan. Sementara motornya mengalami rusak ringan pada sisi kiri. Namun akibat dari laka lantas ini, mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi W 731 RZ mengalami rusak pada bemper, kap, dan kaca depan.

Kompol Dies Ferra Ningtias saat memeriksa Irwan.

Kapolsek Bubutan, Kompol Dies Ferra Ningtias mengatakan, peristiwa itu sontak terjadi begitu saja. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Irwan berupaya menghindari operasi cipta kondisi lantaran tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Korban melihat ada razia, kemudian putar balik, ternyata setelah kami periksa korban takut hanya karena tidak ada surat-suratnya,” kata Kapolsek cantik yang akrab di sapa ndan Ferra.

Atas peristiwa laka lantas ini, Irwan dan pengendara mobil tersebut, di bawa ke Polsek Bubutan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ferra berpesan kepada masyarakat khususnya warga Surabaya, agar saat melihat adanya gelar operasi agar supaya berupaya menghindar demi keselamatan diri.

“Tidak perlu takut apabila ada razia. Kalau memang tidak salah kenapa harus takut, daripada kita membahayakan keselamatan diri kita sendiri,” pesannya.

Sementara itu, hasil dari operasi cipta kondisi ini, petugas memberikan tilang kepada 71 pelanggar dengan barang bukti 5 unit sepeda motor roda dua tanpa dilengkapi dokumen dan STNK.(asb)