PT. Semen Indonesia Sedekahkan Rp. 337 Juta Kepada Yatim Piatu

Tuban – Dalil kewajiban untuk mensodaqohkan sebagain dari harta menjadi program sosial rutin dilakukan oleh PT. Semen Indonesia. Bertepatan dengan Bulan Romadhon tahun 2018 ini, sebanyak 1.500 anak yatim piatu buka puasa bersama (Buber) bersama perusahaan BUMN ini di Gedung Grahan Sandiya, Perumdin SG pada Senin (4/6).

Selain diajak untuk Buber, ribuan anak yatim piatu dari desa sekitar perusahaan juga diberikan santunan dan bingkisan . Total sedekah yang dikeluarkan hingga mencapai Rp. 337 juta.

Acara sore itu nampak khidmat. Lantunan ayat suci Alquran menggema mengawali acara sosial itu. Raut ceria dan canda tawa menggelitik disetiap sudut gedung. Harapan serta doa terpanjat, tatkala ayat suci Alquran usai dibaca.

Dalam penyalurannya, perusahaan turut menggandeng Kepala Desa. Guna mendata anak yatim piatu yang tepat sasaran. Banyak kegiatan sosial telah dijalankannya selama bulan Ramdhan ini. Seperti mengadakan sembako murah dalam mendukung Safari Ramadhan yang dilakukan Pemkab Tuban. Juga, pemberian Sembako gratis bagi keluarga miskin di 26 desa sekitar dan lomba Pildacil tingkat Kabupaten.

“Untuk sembako gratis pelaksanaannya masih berkoordinasi dengan instansi terkait. Sebab, masih ada selisih data pada penerima,” ujar Ka Departemen CSR PT. Semen Indonesia, Wahjudi Heru.

Sembako murah yang bersamaan dilakukan bersama Safari Ramadhan, Pemkab Tuban sebanyak 2.500 paket. Setiap paketnya berisi 5 Kg beras, 1 Kg gula pasir, 1 liter minyak goreng. 1 botol kecap dan Mie instan 8 bungkus.

” Itu nilainya Rp. 15O ribu per paketnya dan hanya diganti Rp. 10 ribu saja, ” katanya.

Lanjut Heru, di tahun lalu, pihaknya juga sukses mengkontribusikan 13 ribu paket bantuan miskin berupa sembako murah. Rencananya, tahun akan akan berbeda, sebab akan diberikan secara gratis.

Sementara itu, Bupati Tuban, Fathul Huda usai acara menjelaskan bahwa sebaik-baiknya sedekah adalah ketika keadaan kekurangan. Hal ini seperti yang dialami perusahaan Semen Indonesia dewasa ini. Kondisi perekonomian Indonesia sedikit melemah akibat guncangan ekonomi Internasional. Akan tetapi, hal itu tidak menyurutkan niat dan komitmen perusahaan untuk tetap bersedekah dan berbagi.

“Orang banyak uang ya dermawan. Tapi kalau keadaan biasa bisa dermawan itu luar biasa. Sekarang Semen sedang keadaan sempit, tapi tidak mengurangi kontribusi dengan lingkungan dan masyarakat. Meskipun pndapatannya sedang menurun, semoga tetap Istiqomah,” ungkap Bupati. (Afi).