Polrestabes Surabaya Tetapkan Tersangka Pelaku Penembakan Mobil Pejabat Pemkot

Surabaya – Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Surabaya menangkap pelaku teror terhadap pejabat Pemerintah Kota Surabaya, Eric Cahyadi. Pelaku bernama Rois Muljanto, (39), Wiraswasta, alamat Surabaya itu pun ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Rudi Setiawan didampingi Kasubbag Humas, Kompol Lily Dja’far mengatakan, Rois mengaku melakukan aksi teror dengan memberondong peluru mobil Eric lantaran sakit hati.

“Motif yang ada menurut keterangan beberapa saksi dan tersangka bahwa peristiwa ini terjadi karena tersangka sakit hati karena tangga yang ada di bengkelnya tersebut dilakukan pembongkaran,” kata Rudi Setiawan, Sabtu, (17/03/2018).

Setelah dilakukan pembongkaran terhadap tangga yang berada dibengkelnya tersebut, Rois bertanya kepada pegawainya siapa yang telah melakukan pembongkaran. Pegawai kemudian memberitahukan bahwa yang membongkarnya adalah Satpol PP.

Rois selanjutnya mempertanyakan kepada Satpol PP, bahwa siapa yang memerintahkan Satpol PP untuk membongkar tangga bengkelnya. Akhirnya Rois mengetahui, pembongkaran terhadap tangga itu atas dasar perintah Kepala Dinas Cipta Karya, Eric Cahyadi.

“Tersangka kemudian dengan menggunakan mobil Jeep masuk kedalam perumahan, tempat tinggal korban. Pada saat di pintu masuk perumahan tersangka bertanya kepada Satpam mengenai rumah korban, dan tersangka meninggalkan identitas KTP di pos,” terang Rudi.

Selanjutnya, setelah di tunjukkan rumah Eric, Rois menuju rumah yang di maksud. Sekitar 20 menit kemudian, Rois keluar perumahan dan pada saat di pos Satpam sempat meminta nomor telepon Satpam yang sedang bertugas malam itu.

Rois menyampaikan dengan bahasa Jawa. “Yo iku nomerku, nek onok opo opo telpon aku, aku tanggung jawab mobile mari tak brondong, (ya itu nomor telepon saya, jika ada apa-apa telepon aku, aku bertanggung jawab, red).”

Tidak lama dari kejadian tersebut, sopir Eric melaporkan bahwa mobil milik bosnya kaca belakang berlubang-lubang bekas tembakan. Sopir dan Satpam pun kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Kepolisian.

Alhasil, dari kasus penembakan mobil pejabat Pemkot Surabaya ini, petugas menyita barang bukti 1 unit mobil Jeep merek Toyita FJ Cruiser AT warna hitam dengan nomor polisi L 3 AP Jl. Walikota Mustajab Surabaya.

Polisi juga menyita 1 pucuk senapan angin jenis Bull Master merek Hastan CO2 caliber 4,5 mm yang tersimpan di dalam box hitam, 3 buah magazine senapan angin jenis Bull Master merek Hastan CO2 caliber 4,5 mm.

Selain itu, petugas juga menyita 1 botol berisikan amunisi senapan angin cal. 4,5mm sebanyak 134 butir, dan 1 unit mobil Innova Reborn dengan nomor polisi L 88 EC atas nama MA Jl. Ketintang Madya Surabaya.

Sementara, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terhadap Rois pelaku penembakan, Polrestabes Surabaya menerapkan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat tahun 1951 subsider Pasal 406 KUHP subsider Pasal 335 ayat 1 KUHP.(asb)