Polrestabes Surabaya Terapkan Sistem Daring Pengamanan Haji 2017

AKBP Awan Setiawan saat memaparkan Sistem Daring Pengamanan Haji 2017.

Wartapedia, Surabaya. Berangkatnya para jamaah haji yang indentik dengan massa pengantar dalam jumlah banyak, dapat menimbulkan kerawanan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakt). Untuk itu, agar dapat meminimalisir situasi yang tidak diinginkan, yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu, Polrestabes Surabaya ,menerapkan sistem Daring Pengamanan Haji 2017.

Sistem Daring Pengamanan Haji 2017 itu sendiri dikendalikan dalam satu komando secara horizontal melalui teknologi berupa aplikasi yang terpasang pada setiap ponsel anggota yang bertugas. Dengan aplikasi ini, pimpinan dapat mengetahui lokasi dan situasi sekitar, dimana anggota tersebut ditempatkan, lengkap beserta databasenya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Mohammad Iqbal mengatakan, penerapan Daring Pengamanan Haji 2017 tujuannya tidak lain adalah untuk memudahkan mobilisasi pasukan dalam memberikan pelayanan kepada calon jamaah haji Embarkasi Surabaya. Dengan aplikasi ini, segala anggota di tempat tugas yang sudah ditetapkan dapat terpantau dengan mudah.

“Melalui aplikasi ini kami tinggal memantau dari telepon seluler untuk mengetahui posisi anggota yang bertugas di lapangan,” kata Iqbal, Rabu (26/07).

Sistem Daring Pengamanan Haji 2017 Polrestabes Surabaya.

Selain pantauan di genggaman, aplikasi tersebut juga dikendalikan dengan komputer di ‘Command Center’ yang komandoi secara langsung oleh Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Awan Hariono. Iqbal menuturkan, aplikasi berbasis teknologi ini sudah melalui uji coba secara internal, sudah siap untuk diterapkan dalam pengamanan ibadah haji 2017.

Dengan adanya aplikasi dan sistem Daring Pengamanan Haji 2017 itu, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini berharap, para calon jamaah haji merasa aman dan nyaman, sehingga dapat beribadah dengan khusyuk, serta kondusif sejak dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya, hingga perjalanan menuju tanah suci Mekkah melalui Bandara Juanda Surabaya.

“Maka dengan hadirnya aplikasi daring pengamanan haji 2017 ini, akan semakin memudahkan kami dalam memberikan pelayanan kepada calon jamaah haji Embarkasi Surabaya,” tandasnya.

Sementara itu, Awan Setiawan mengungkapkan, bahwa dalam aplikasi Daring Pengamanan Haji 2017 telah terekam seluruh ring pengamanan ibadah haji 2017 Embarkasi Surabaya, yang jumlahnya ada empat. Termasuk segenap anggota kepolisian yang bertugas berdasarkan Surat Perintah (Sprin) Kepolisian. Semuanya telah terekam peta dan datanya di aplikasi ini.

Ring pertama adalah Gedung Utama Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Ring kedua di sekitar pintu gerbang Asrama Haji Sukolilo Surbaya. Ring ketiga sekitar luar gedung Asrama Haji Sukolilo dan ring keempat adalah jalur keberangkatan menuju Bandara Juanda di Sidoarjo. Empat ring tersebut, semuanya sudah terekam di dalam aplikasi ini, lengkap dengan database para anggota yang bertugas.

“Cukup mengaktifkan Global Positioning System (GPS) melalui masing-masing telepon selulernya, maka ‘Command Center’ dapat dengan mendeteksi keberadaan anggota yang ditugaskan. Dengan begitu dapat memudahkan kami memobilisasi anggota dalam melayani calon jamaah haji. Pimpinan juga bisa mengetahui seandainya ada anggota yang tidak sedang berada dalam posisi tugasnya,” pungkas Awan.(asb)