PILGUB JATIM
PILGUB JATIM

PILGUB JATIM : Pasangan KarSa Mendaftar Di Hari Terakhir

Monday, 20 May 2013 10:04

Pasangan KarSa mendaftar ke KPU Jatim dengan diusung oleh 32 parpol. Rinciannya, 22 parpol non parlemen, dan 10 parpol parlemen

SURABAYA - Dengan mengendarai kereta kelinci, pasangan incumbent (pertahanan) Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) mendaftarkan pencalonnya ke KPU Jawa Timur di hari terkahir pendaftaran, MInggu (19/5).

Pasangan KarSa mendaftar ke KPU Jatim dengan diusung oleh 32 parpol. Rinciannya, 22 parpol non parlemen, dan 10 parpol parlemen.

"Kami berjanji akan membentuk skema pembangunan yang akan menyedot lapangan pekerjaan. Selain itu, melakukan pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokusnya" Kata Soekarwo di Surabaya Minggu (19/5)

"Semoga dengan kekuatan dan kesolidan semua kader partai politik, membuat kami semakin semangat bekerja keras untuk kembali menyejahterakan rakyat Jawa Timur, dan saya siap bersaing sehat dan jujur dalam Pemilukada Jatim Agustus mendatang," katanya.

Sementara Saifullah Yusuf juga mengungkapkan siap bertarung sehat dalam pemilukada. Ia optimistis dengan kekuatan yang dimiliki saat ini mampu menjadikannya memimpin kembali selama periode 2014-2019.

Saifullah Yusuf juga mengaku akan memanfaatkan media sosial untuk sosialisasi dan memperkenalkan pasangan "Karsa" ke masyarakat luas.

"Selain strategi langsung turun ke lapangan dan menyapa masyarakat, kami juga akan menggunakan strategi melalui media sosial seperti, facebook, twitter dan sebagainya untuk memberikan informasi tentang KarSa yang dapat dipantau dimanapun dan kapanpun," paparnya.

Ketua KPU Jatim Andry Dewanto, mengatakan pencalonan Karsa ini tertuang dalam surat pencalonan bernomor 01/Calon/Karsa/V/2013.

"Hasil verifikasi awal, Karsa sudah sah karena didukung lebih dari 15 persen suara. Selanjutnya kami akan melakukan verifikasi faktual terhadap parpol-parpol pengusung," ujarnya. (c8/lik)

 

PILGUB JATIM : Khofifah-Herman Daftar Ke KPU

Wednesday, 15 May 2013 11:05

Khofifah-Herman datang bersama enam partai, yakni PKB, PKPB, PKPI, PPNUI, PMB, dan Partai Kedaulatan

SURABAYA - Pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Herman Sumawiredja mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, Selasa (14/5).

Dengan menjadi pasangan pertama yang mendaftarkan diri, Khofifah-Herman menyatakan siap bersaing dengan dengan calon lainnya, seperti pasangan Petahanan KarSa (Soekarwo dan Saifullah Yusuf) dan pasangan BangSa (Bambang DH-Said Abdullah).

"Saya datang bersama Pak Herman ini untuk daftar sebagai bacagub dan bacawagub. Kami diantar oleh enam parpol pendukung. Mohon doa restunya kepada seluruh masyarakat Jawa Timur," kata Khofifah di Surabaya Selasa (14/5).

Khofifah-Herman datang bersama enam partai, yakni PKB, PKPB, PKPI, PPNUI, PMB, dan Partai Kedaulatan. Ikut hadir diantaranya Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, Ketua DPW PKPB Jatim, Faisol Karim dan perwakilan PPNUI Jatim, Muhammad Maksum Zen.

Khofifah menyebut alasannya mendaftarkan diri di hari kedua masa pendaftaran bacagub-bacawagub karena sudah merasa cukup memenuhi syarat minimum pencalonan melalui jalur dukungan partai politik yakni 15 persen.

"Jadi kalau syarat minimum 15 persen kita merasa sudah cukup dan Bismillah PKB dan partai pendukung lainnya seperti PKPB, PKPI, Partai Kedaulatan, PMB dan PPNUI. Mereka cukup konfiden dan syarat telah terpenuhi minimum 15 persen," ujarnya.

Ketua PP Muslimat NU menerangkan, jika sebelumnya menggunakan strategi kapal selam (bergerak di bawah dan memantau kondisi di luar), kini strategi pun telah diganti menjadi kapal induk.

"Saat ini kapalnya sudah siap berlayar. Yang semula kapal selam saat ini kami harus jadi kapal induk dan siap didarati oleh air force one," kata Khofifah.

Ia pun berharap ke depan Khofifah-Herman mendapat dukungan yang lebih banyak dari seluruh masyarakat sehingga tidak hanya menang Pilkada Jatim tapi juga bisa dilantik jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.

Herman Sumawiredja menambahkan, dirinya merasa terhormat bisa mendampingi Khofifah untuk nantinya bisa menduduki kursi cagub-cawagub Jatim.

"Semoga kami mendapat ridho Allah SWT. Apapun yang terjadi kami akan usahakan tapi tetap kami kembalikan semuanya kepada Allah," tuturnya. (c8/lik)

 
 

PLGUB JATIM : Cegah Kecurangan, 5 Lembaga Swasta Siap Memantau

Saturday, 11 May 2013 09:09

SURABAYA - Sebanyak lima lembaga swasta akan memantau jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim pada 29 Agustus 2013 guna menghindari kecurangan.

"Kelima pemantau tersebut dari KIPP Surabaya, Ujung Aspal Surabaya, Peduli Anak Bangsa Nganjuk, Yayasan FBBI Nganjuk dan Kompertep Nganjuk. Saat ini, kelima lembaga pemantau dalam proses verifikasi KPU Jatim untuk dilihat berkas kelengkapan sebagai pemantau" Kata Wakil Ketua KPU Jatim, Sayekti saat di KPU Jatim, Jumat (10/5)

"Saat ini salah satu adminitrasi yang diteliti adalah akreditasi yang menjadi salah satu syarat pemantau tersebut diperkenankan memantau pilkada Jatim. Bila seluruh kelengkapan dipenuhi, KPU Jatim akan menerbitkan sertifikat yang memperkenankan pemantau mengikuti pemantauan Pilkada Jawa Timur" katanya.

KPU Jatim juga tidak akan membatasi ruang gerak pemantau. Namun, tidak diperkenankan dalam proses teknis karena penyelengaranya adalah KPU. Pemantau hanya diperkenankan memantau pelaksanaan pilkada di seluruh Jatim.

Hasil pemantauan diserahkan ke masing-masing pemantau, sedangkan,KPU hanya berpatokan pada hasil pengawasan Bawaslu. ''Bawaslu adalah lembaga resmi sehingga hasilnya kita berpatokan pada Bawaslu, sedangkan pemantau tergantung mereka melaporkan ke kita atau tidak,'' ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah pemantau ini relatif lebih sedikit dibandingkan Pilkada Jatim empat tahun lalu yang mencapai 10 pemantau. Namun, pemantau yang tidak terdaftar dipastikan lebih besar. "Memang lebih banyak empat tahun lalu," ujarnya.

Terkait dengan pendaftaran Cagub dari partai, ia mengatakan KPU Jatim akan mulai membuka pendaftaran Cagub dan Cawagub dari partai pada Senin (13/5). Pembukaan pendaftaran mulai 13 - 19 mei 2013, sedangkan pengumuman calon yang memenuhi syarat pada 8-14 Juli 2013.

Sementara penetapan nomor urut calon pada 15-21 Juli. Masa Kampanye 12-25 Agustus 2013, Masa Tenang 26 Agustus sampai 29 Agustus 2013.(c8/lik)

 
 

Page 1 of 10