Pilkada Tanah Laut : Empat Pasangan Cabup dan Cawabup Siap Bersaing

Pilkada Tanah Laut : Empat Pasangan Cabup dan Cawabup Siap Bersaing

TANAH LAUT - Serangkaian kegiatan telah dipersiapkan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Tanah Laut Jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, tanggal 25 April 2013.

Seperti dilansir laman kpu, Pemilukada yang digelar di kabupaten yang terkenal dengan tambang batubara dan perkebunan kelapa sawitnya tersebut, akan diikuti oleh empat pasangan calon, diantaranya:

  • Drs. H. Atmari dan H Muhammad Nur, S.Sy yang didukung oleh partai Gerindra, PKS, PPP, PBR, PKB, PKPB, PPRN, PBB, dan PD
  • H. Abdul Wahid S.Sos, ST, M.Si dan H. Norhakim SH, M.Si yang didkung oleh partai PAN, PKPI, Partai Patriot, PIS, PBN, Partai Republikan, PPI, Partai Kedaulatan, PNBKI
  • H. Amperansyah, SKM, MS dan Drs. H. Ariansyah (Perseorangan)
  • H. Bambang Alamsyah ST dan Drs. H. Sukamta yang didukung dari partai PDIP, Hanura dan Golkar.

Keempat pasangan calon tersebut akan memperebutkan 243.832 suara yang telah terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang tersebar di 605 TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Sebagian besar logistik sudah berada di kantor KPU yang akan disebar ke sebelas kecamatan. Menurut Kepala Sub Bagian Umum KPU Kabupaten Tanah Laut Akhmad Yapandi,

“ Logistik yang belum datang, seperti formulir dan tinta, dijadwalkan akan datang pada Rabu (10/4), sedangkan untuk surat suara yang sudah berada di kantor KPU akan dilakukan pembukaan dan pengecekan dengan disaksikan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan pihak kepolisian," ujarnya.

Untuk antisipasi pendistribusian logistik ke daerah yang aksesnya sulit dijangkau, Anggota KPU Kabupaten Tanah Laut Drs. H. Kamaruzzaman, menjelaskan pihak KPU akan mendahulukan daerah-daerah tersebut untuk menghindari keterlambatan pengiriman.

Selain memiliki kendala dalam hal pendistribusian logistik, kendala lainnya yang harus dihadapi oleh KPU Kabupaten Tanah Laut adalah sulitnya merekrut tenaga Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akibat terbatasnya sumber daya manusia yang dapat memenuhi kualifikasi sebagai tenaga PPS dan PPK. (c8/lik)

"Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya."
Frischboten