Bawaslu Jatim : Lantik 84 Panwaslu Kab/Kota SeJatim

Bawaslu Jatim : Lantik 84 Panwaslu Kab/Kota SeJatim

SURABAYA - 84 orang pengurus Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten dan Kota Se-Jawa Timur dilantik oleh Badan  Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim di Gedung Negara Grahadi, Kamis (6/11). Pelantikan dilakukan oleh Ketua Banwaslu Jatim Sufyanto dan dihadiri oleh Gubernur Soekarwo.

”Saya harapkan apa yang diucapkan dalam sumpah tidak hanya sekedar kata-kata saja, namun harus diwujudkan dalam menjalankan tugas, karena tugas kedepan tidak mudah, sebab saat ini Pemilu sudah memasuki tahpan verifikasi faktual,” ujar Ketua Bawaslu Pusat Endang Wihdatiningtyas, seperti dilansir laman kominfo jatim.

Ia menambahkan dalam menjalankan tugas Panwaslu dibekali berbagai azas yang dapat dijadikan pegangan, guna menjaga integritas,kridibilitas dan keadilan. Ia mengatakan posisi Panwaslu saat ini sangat berbeda dengan sebelumnya.

“Saat ini Panwaslu lahir tidak dari rahim KPU, tapi kita posisinya sejajar dengan KPU, sehingga dalam menjalankan tugas bisa menjaga keharmonisan,”ujarnya.

Ia juga mengharapkan agar panwaslu mampu mengedepankan komunikasi sebaik-baiknya dalam menyelesaikan berbagai permasalahan dalam rangkaian tugas Panwaslu. Untuk Panwaslu lebih mengedepankan pencegahan pelanggaran dari pada penindakan.

”Dalam undang-undang yang baru terkait fungsi Panwaslu, Panwaslu diharapkan mengedepankan fungsi pencegahan dari pada penindakan,”tegasnya.

Sedangkan dalam kesempatan yang sama, Ketua Banwaslu Jatim Sufyanto mengatakan, setelah dilantik semua anggota Panwaslu dari 28  Kabupaten/Kota tersebut akan langsung bertugas dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Walikota, Pemilihan Gubernur, Pemilihan Legislatif, dan Pemilihan Presiden 2014.

"Tapi sebelum menjalankan tugasnya, ke-84 anggota.Panwaslu tersebut akan diberi pelatihan selama tiga hari, mulai Selasa (6/11) sampai Kamis (8/11) di Hotel Equator," ujarnya. (c8/lik)

"Saya minta sama Pak SBY, jangan ganggu anak istri saya. Saya enggak akan ngomong apa-apa, saya lupa semuanya, saya enggak tau apa-apa. Mohon jangan diganggu anak isteri saya”.
M.Nazaruddin