LPSE: Pemkot Surabaya Umumkan 45 Rekanan Nakal

LPSE: Pemkot Surabaya Umumkan 45 Rekanan Nakal

SURABAYA - Pemerintah mulai tegas terhadap sejumlah rekanan nakal, bahkan tidak tanggung-tanggung, pengumuman terkait rekanan nakal tersebut diumumkan secara publik di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik, Pemkot Surabaya.

Daftar hitam rekanan yang dimuat tersebut dapat menjadi acuan daerah lain jika rekanan itu mengikuti proyek pemerintah. Laman LPSE mencatat, ada 45 rekanan nakal yang sudah diumumkan secara terbuka melalui https://lpse.surabaya.go.id/perusahaan_daftar_hitam/list_readonly

Kepala Bagian Bina Program Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji, tindakan tersebut sebagai shock therapy bagi rekanan lain agar tak berbuat curang atau nakal. Sebenarnya tak sekadar diumumkan saja, rekanan nakal yang masuk daftar hitam itu juga tak bakal bisa mengikuti lelang di pemkot selama dua tahun ke depan.

Selain, rekanan yang masuk daftar hitam, pemkot juga membuat daftar peserta beretika buruk. Daftar 10 rekanan yang beretika buruk ini dapat dilihat di laman https://lpse.surabaya.go.id/perusahaan_beretika_buruk/list

Penyebab perusahaan masuk dalam daftar perusahaan beretika buruk mayoritas adalah  tidak mengajukan hard copy saat lelang.Kendati demikian, pemkot tidak memberikan sanksi berupa pembatalan dan masih diperkenankan mengikuti lelang. Artinya pengumuman ini hanya bersifat pemberitahuan bahwa perusahaan ini memiliki potensi untuk melakukan pelanggaran. (c3/tri)

"Saya minta sama Pak SBY, jangan ganggu anak istri saya. Saya enggak akan ngomong apa-apa, saya lupa semuanya, saya enggak tau apa-apa. Mohon jangan diganggu anak isteri saya”.
M.Nazaruddin