Peringati HPN 2018, Crime Journalist dan Polrestabes Surabaya Potong Tumpeng

Kapolrestabes Surabaya bersama Crime Journalist saat bersama-sama meniup lilin HUT HPN 2018.

Surabaya – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang ke 32, Polrestabes Surabaya yang dipimpin langsung oleh Kombes pol. Rudi Setiawan, menggelar acara tasyakuran di museum aktif Hoofdbureau.

Dalam peringatan HPN 2018 itu, tampak hadir wartawan dari berbagai media massa yang berjumlah sekitar 30 orang dari Kelompok Kerja (Pokja) yang tergabung dalam Crime Journalist Polrestabes Surabaya.

Dalam sambutannya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Rudi Setiawan mengatakan, awak media baginya sudah seperti keluarga sendiri. Media massa adalah corong untuk menyampaikan kepada masyarakat, bagaimana Kepolisian bekerja.

“Sebab, Polrestabes Surabaya besar karena teman-teman wartawan juga. Di hari bahagia ini, banyak memberikan harapan dan mengajak bergandengan tangan membangun Surabaya aman,” kata Rudi, Jumat, (09/02).

Foto bersama Kapolrestabes Surabaya dan Kasubbag Humas serta Crime Journalist sebagai penutup acara tasyakuran peringatan HPN 2018.

Selain itu, Rudi juga menuturkan, bahwa sebagai sosial engineering, Polri bukan hanya semata-mata sebagai penegak hukum, akan tetapi harus semakin dinamis dan berkembang untuk memperbaiki masyarakat Surabaya yang bermasalah dengan sosial.

“Bersama media dengan pemberitaan tentang kegiatan polisi supaya masyarakat memahami bahwa Polrestabes sebagai pengelola keamanan,” tuturnya.

Mantan Dirreskrimsus Polda Sumatera Selatan ini mencontohkan, kondisi lalu lintas yang tertib dan lancar agar tidak macet masyarakat memberikan informasi kepada polisi sebagai pelayan masyarakat.

Polisi tidak bisa menjangkau semua tempat di Surabaya dan teman-teman wartawan yang menyampaikan dengan cepat melalui medianya.

Sementara itu, perwakilan dari PWI Jatim, Wisnu menyampaikan, dirinya mewakili awak media yang turut hadir, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Kapolrestabes Surabaya yang sudah menggelar acara tasyakuran ini.

“Sebagaimana yang sudah disampaikan oleh Kapolrestabes Surabaya, bahwa kita ini memang ibarat keluarga. Namun demikian, apabila sudah menjadi keluarga seperti, tentu akan saling mengingatkan,” ujar Wisnu.

Wartawan senior yang juga jurnalis dari radio Elshinta ini juga mengungkapkan, kendati ada kedekatan selayaknya keluarga, sebagai aparat negara tentunya Kepolisian kerap menerima kritikan dari media.

Akan tetapi, apabila sudah seperti keluarga sendiri, maka kritikan itu akan menjadi sebagai koreksi atas kinerja petugas agar menjadi lebih baik kedepannya.

“Kritik membangun bukan kritik untuk menghancurkan. Karena dari kritikan inilah yang kemudian akan menjadi jembatan untuk menjadi aparat negara yang lebih handal. Apalagi sekarang Kapolrinya adalah orang yang sangat luar biasa, sehingga perlu didukung oleh semua pihak,” tandasnya.

Usai memberikan sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun dan nasi tumpeng oleh Kapolrestabes Surabaya dan masing-masing perwakilan dari media televisi, radio, cetak, dan online.(asb)