Perawat RS National Hospital Pelaku Pelecehan Dilaporkan ke Polrestabes Surabaya

Rekaman video saat Widyanti meminta Junaidi mengakui perbuatannya.

Surabaya – Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang perawat di rumah sakit National Hospital mendadak viral menghiasi jagad maya.

Sebuah video yang merekam seorang pasien wanita, tengah memaksa perawat laki-laki yang belakangan diketahui bernama Junaidi, untuk mengakui perbuatannya, tersebar dibeberapa situs jejaring sosial.

Dalam video itu tampak seorang pasien wanita berinisial WD memaksa Junaidi untuk mengakui perbuatannya.

“Kamu ngaku, kamu ngaku dulu, kamu megang payudara saya kan, kamu remas-remas sampai dua atau tiga kali kamu kan masukin tangan,” paksa pasien wanita yang tampak masih duduk diatas ranjang terhadap perawat itu.

Atas peristiwa tersebarnya rekaman video yang menghebohkan tersebut, Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya segera melakukan penelusuran dengan mendatangi rumah sakit National Hospital, Surabaya.

“Kami sebenarnya mau konfirmasi pihak rumah sakit. Mau minta untuk lakukan interogasi pelakunya. Ternyata, saat ditunggu, pelakunya tidak mau datang,” ungkap Kasubnit PPA, IPTU Harun, Kamis (25/1).

Sementara itu, siang tadi, korban didampingi suami yang juga sekaligus pengacara korban Yudi Wibowo Subiakto mendatangi SPKT Polrestabes Surabaya untuk melaporkan apa yang dialami WD.(asb)