Penemuan Mayat Terapung di Sungai Gegerkan Warga Plumpang

Tuban – Sesosok mayat terapung di sungai, turut Dusun Bangolang, Desa Sumur jalak, Kecamatan Plumpang mengegerkan warga. Diduga kematian korban sudah sekitar 3 hari yang lalu.

Kondisinya cukup mengenaskan, Jasad tanpa busana itu nampak sudah melepuh dengan warna kulit menghitam. Keadaan badan juga sudah mengembang, dengan kondisi menengadah ke arah atas.

Meski sungai masih mengalir kecil, jasad korban terdiam sebab tersangkut ranting pohon yang ada di semak-semak tepian sungai.

Lokasi kejadian nampak dikerumuni warga yang hendak melihat keadaan. Ada yang berbisik mengenal korban.

Sebagian lagi masih menduga bahwa korban warga desa tetangga. Ada juga yang mengatakan bahwa korban adalah orang gila yang sering lalu lalang di sekitar desa.

Kabar burung itu terus berembus menyusul petugas dari kepolisian datang untuk memasang garis polisi. Dari beberapa keterangan saksi, awalnya jasad korban diketemukan oleh petani yang ketepatan sawahnya bersandingan dengan lokasi kejadian, Senin (2/4) sekitar pukul 14.00 wib.

Kemudian saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat dan dilanjutkan kepada petugas kepolisian.

“Saya sore sebelum magrib itu dikasih tau warga terus saya laporkan ke petugas. Karena lokasinya sulit akhirnya evakuasi batu dilakukan hari ini, ” kata Suherman (45) warga setempat.

Hingga kini, biodatanya masih belum diketahui. Selain warga sekitar tidak mengenali, jasad korban juga belum ditangani oleh tim Identifikasi, Polres Tuban.

Sulitnya medan berbatu dan jalan lumpur turut menghambat proses evakuasi. Hingga Selasa (3/4) pagi ini jasad korban dalam proses evakuasi.

“Medan sulit ya. Jalannya lumpur dan kecil jadi baru bisa. Sementara belum diketahui karena masih di identifikasi. Nanti kita periksa beberapa saksi dan kecocokan wajah bagi keluarga yang mengenalinya,” kata Kapolsek Plumpang, AKP Budi F.

Hingga kini, proses evakuasi masih berjalan. Letak sungai dengan jalan sekitar 300 m, membuat petugas harus ekstra untuk hal itu. Rencananya jasad akan divisum dan di bawa ke rumah sakit untuk tindak lebih lanjut. (Afi)