Operasi Tumpas Semeru 2018, Polrestabes Surabaya Sikat 10 Ribu Botol Miras

Foto Istimewa : Humas Polrestabes Surabaya. / AKBP Sudamiran, AKBP Roni Faisal Saiful Faton dan AKP Cinthya Dewi Ariesta saat merilis hasil Operasi Tumpas Semeru 2018.

Surabaya – Dalam jangka waktu empat hari sejak dimulainya Operasi Tumpas Semeru 2018, Satreskrim dan Satreskoba Polrestabes Surabaya mengamankan 10.000 botol minuman keras dari berbagai merek.

Dalam kegiatan operasi terpusat ini, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan, operasi ini digelar untuk menindaklanjuti atensi Kapolri, Jenderal Tito Karnavian.

Atensi tersebut berkaitan dengan jatuhnya puluhan korban akibat minuman keras khususnya yang oplosan di wilayah Jawa Barat.

“Tadi malam digelar operasi gabungan Satreskrim dan Satreskoba Polrestabes Surabaya belum termasuk Polsek Jajaran,” kata Sudamiran, Senin sore, (16/04/2018).

Sudamiran mengungkapkan, ada 7 Lokasi yang di razia. Dari lokasi-lokasi tersebut, petugas menyita sekitar 10.000 botol berbagai merek minuman.

“Baik yang Oplosan atau yang dikenal dengan Cukrik juga berbagai macam minuman keras termasuk yang kadaluarsa,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sudamiran menuturkan, Kepolisian dalam hal ini, Polrestabes Surabaya ingin memberantas peredaran minuman membahayakan kesehatan.

“Ada beberapa orang yang diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” lanjutnya.

Baru pengecer yang ditahan, Polisi terus mengembangkan kasus tersebut hingga berhasil mengamankan produsen Miras oplosannya.

Sementara itu, Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Roni Faisal Saiful Faton menambahkan, hasil razia ini merupakan upaya Polrestabes Surabaya selama empat hari Operasi Tumpas Semeru 2018.

“Kami akan terus melakukan razia secara masif hingga berakhirnya Pelaksanaan Operasi Semeru 2018,” pungkasnya.(asb/day)