Tuesday, 14 May 2013 17:02
RIAU - Menpora Roy Suryo didampingi Menko Kesra Agung Laksono meninjau beberapa venues seperti Stadion Utama dan Aquatic di Pekanbaru, Riau Senin (13/5).
Menpora belum bisa memutuskan apakah pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) yang akan di laksanakan bulan September mendatang akan tetap diselenggarakan di Riau.
Menpora kembali menegaskan bahwa persoalan pelaksanaan ISG di Riau bukan hanya persoalan teknis, melainkan ada beberapa faktor non teknis yang mungkin harus dipertimbangkan dengan matang, salah satunya adalah masalah status Gubernur Riau Rusli Zainal yang oleh KPK ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus PON Riau.
"Jujur saja, saya ingin masyarakat Riau juga melihat dan memperhatikan masalah non teknis ini. Saya sudah konsultasi ke BPK, KPK dan beberapa lembaga lainya yang semua menyatakan bahwa status gubernur tersebut sangat berat untuk bisa melaksanakan even tersebut dengan maksimal, khususnya masalah pencairan dana. Kalau Pak Gubernur itu menyandang status bebas, tidak lagi saya dukung 100 persen, melainkan 1000 persen," kata Menpora, Seperti dilansir laman kemenpora.
Menpora juga menyatakan dalam waktu dekat ini akan terus melakukan komunikasi baik dengan Kemenko Kesra dan jajaran kementerian terkait dan semua panitia untuk menentukan kelanjutan masalah tempat ISG nanti.
"Hari ini saya juga mendengar dari Menko Kesra Agung Laksono, bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyarankan agar ISG, kalaupun diselanggarakan di Riau harus diselenggarakan setelah Pilkada dan Pelantikan Gubernur yang kemungkinan dilaksanakan bulan November," tambah Menpora.
Menyikapi saran presiden tersebut, Menpora akan menyerahkan sepenuhnya kepada panitia pusat dan daerah apakah bisa pada waktu tersebut ISG diselenggarakan.
"Kalau bulan November saya kira berat, sebab kita juga harus melakukan persiapan untuk even internasional lainnya seperti SEA Games," ujarnya. (c8/lik)
Page 1 of 269
![]() |
![]() |
| FOTO: 30 Tahun Volkswagen Club Surabaya |
"Saya lebih menyukai rasionalisme daripada ateisme. Masalah mengenai Tuhan dan objek-objek kepercayaan lainnya tidak dapat dijelaskan dan tidak berperan dalam rasionalisme, oleh karena itu Anda tidak perlu membuang-buang waktu dengan menyerang (suatu pandangan) atau bertahan (dari serangan pihak lain)."
Isaac Asimov