Nyambi Edarkan Sabu, Sopir Meubel Diadili

Surabaya – Kusyanto (45) sopir meubel yang tinggal di kawasan Brigjen Katamso Waru, Sidoarjo, duduk di ruang Pengadilan Negeri, Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya lantaran nyambi ecer sabu ke beberapa pelanggan.

Di ruang Candra, Pengadilan Negeri,Surabaya, pada (15/5), tampak Chalida selaku Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Perak, Surabaya, menghadirkan Hengky dari Polsek Bubutan sebagai saksi.

Adapun keterangan yang di sampaikan saksi, yaitu, saat melakukan penangkapan terhadap terdakwa berkat adanya, informasi dari masyarakat.

Bahwa, di area Jalan Kedung Cowek kerap terjadi transaksi narkoba. Saat dilakukan penangkapan, dalam jaket yang dikenakan terdakwa di dapati sabu seberat 0,64 gram selain itu, juga didapati barang bukti lainnya, berupa sebotol alkohol,korek api, timbangan elektrik, pipet kaca dan beberapa klip plastik pembungkus.

Barang bukti yang turut diamankan, sepeda motor, sebuah handphone dan jaket.

Masih menurut saksi, terdakwa mengaku barang haram didapat dari pulau garam Madura dan sebagian barang haram tersebut, dijual kepada para pelanggan.

Usai memberikan keterangan, terdakwa di beri kesempatan oleh Majelis Hakim terkait keterangan saksi.

Dalam kesempatan yang diberikan, terdakwa yang didampingi Eko Budi Juniarso selaku Penasehat Hukum dari lembaga bantuan hukum Posbakumadin, mengakui keterangan saksi.

Atas perbuatan terdakwa, JPU dalam isi bacaan dakwaannya,bahwa terdakwa tidak memiliki izin dari pihak yang berwenang ketika menguasai, memiliki dan menyediakan barang terlarang narkoba golongan I, maka terdakwa sebagaimana yang telah diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika disertai ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun. (Slamet)