Ngumpet di Hotel, Pelaku Pelecehan Seksual RS National Hospital Akhirnya Ditangkap

AKBP Sudamiran saat memimpin penangkapan Zunaidi Abdillah terduga pelaku pelecehan seksual.

Surabaya – Setelah viral dengan beredarnya rekaman video soal dugaan pelecehan seksual yang dilakukannya, Zunaidi Abdillah, tiba-tiba menghilang.

Zunaidi menghilang pasca dilaporkannya, perawat pria (30) asal Jalan Bebekan, Jagalan, Sidoarjo itu oleh Yudi Wibowo Subiakto (55), suami sekaligus kuasa hukum Widyanti, korban dugaan pelecehan seksual.

Baca juga : Istri Diraba-raba Perawat RS National Hospital, ini kata Suami Korban

Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya segera menindaklanjuti dengan mendatang rumah sakit National Hospital Surabaya, tempat Zunaidi bekerja sebagai perawat.

Namun setelah mengkonfirmasi pihak manajemen dan mendapat identitas terduga pelaku pelecehan seksual, petugas tidak mendapati Zunaidi ditempat tinggal.

Rekaman video saat Widyanti meminta Junaidi mengakui perbuatannya.

Tak hanya sampai disitu saja, petugas terus memburu keberadaan terduga pelaku pelecehan seksual. Zunaidi akhirnya dapat ditangkap disebuah hotel di Surabaya.

“Alhamdulillah tim telah berhasil menemukan keberadaan terduga pelaku pelecehan seksual,” ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Rudi Setiawan, Jumat, (26/01).

Rudi menuturkan, Zuanidi ditangkap pagi tadi, sekitar pukul 5.10 WIB disebuah hotel di Surabaya, tempat dia bersembunyi.

Penangkapan dapat dilakukan setelah petugas yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, mengindentifikasikan keberadaan Zunaidi.

“Identifikasi itu cocok dengan apa yang dilaporkan oleh korban, kemudian ada kendaraan diseputar hotel tersebut yang kita amankan juga,” tutur Rudi.

Hingga saat ini, Zunaidi terduga pelaku sedang dilakukan pemeriksaan untuk diambil keterangannya, bagaimana pengetahuannya terhadap peristiwa yang dilaporkan oleh korban.

Dijelaskan, kemarin siang petugas sudah berkoordinasi dengan pihak manajemen rumah sakit. Pihak rumah sakit memberikan alamat, yang kemudian tim bergerak ke lokasi dan tidak menemukan.

Informasi yang didapat dilokasi, Zunaidi sudah sebulan tidak tinggal ditempat tersebut.

“Nah, ini jadi pertanyaan buat kita, kemana ini keberadaan pelaku tersebut. Kami senantiasa terus mengupayakan berkoordinasi dengan rekan, teman sejawatnya, kerabatnya dan keluarga untuk dapat menemukan keberadaan terduga pelaku,” jelasnya.

Dari informasi yang terus masuk inilah, kemudian Zunaidi terdeteksi bahwa dirinya sedang bermalam disebuah hotel di Surabaya.

“Kita tunggu, dan ketika akan keluar, check out dari hotel kita cocokkan dengan identitas yang kita punya ternyata identik dan kita lakukan penangkapan,” lanjut Rudi.

Namun demikian, dari pemeriksaan yang dilakukan dari pagi sampai sore ini, masih berlangsung pengambilan keterangan dari terduga pelaku, sehingga belum bisa menyimpulkan apa yang terjadi sebenarnya.(asb)