Karang Taruna Jatim : Inginkan Peringatan 10 November Digelar Di Surabaya

Karang Taruna Jatim : Inginkan Peringatan 10 November Digelar Di Surabaya

Pemusatan peringatan di Surabaya itu memiliki arti penting bagi penanaman nilai-nilai nasionalisme pada pemuda

SURABAYA - Dalam acara “Refleksi 83 Tahun Sumpah Pemuda” yang digelar di kantor Kelurahan Karah, Pengurus Karangtaruna Jatim mendukung penuh Upaya Karangtaruna “Bung Tomo” Kelurahan Karah, Kota Surabaya yang menginginkan peringatan Hari Pahlawan 10 November mendatang supaya dipusatkan di Kota Surabaya

Karangtaruna Jatim akan mengupayakan agar usulan itu juga didukung pemerintah.

"Sebagai sebutan Kota Pahlawan sudah sepatutnya kegiatan itu dipusatkan di Surabaya" Ujar Ketua Karangtaruna Jatim, Anna Lutfie, Jumat (28/10) sore

Selain itu, dalam perjuangan 10 November 1945 banyak sekali arek-arek Surabaya yang berjuang memperebutkan kemerdekaan gugur menjadi pahlawan.

Menurutnya, jika menengok sejarah, Surabaya sudah dua kali pernah menjadi pusat peringatan Hari Pahlawan selama di era presiden Bung Karno. Artinya, tidak ada salahnya jika kembali digelar di Surabaya.

“Peringatan ini sangat penting untuk mengembalikan akar-akar sejarah perjuangan di Kota Pahlawan ini,” Katanya.

Pemusatan peringatan di Surabaya itu memiliki arti penting bagi penanaman nilai-nilai nasionalisme pada pemuda. Pasalnya saat ini hampir banyak pemuda kurang meneladani sejarah perjuangan pahlawan yang telah memperebutkan kemerdekaan.

Dalam kesempatan perayaan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Luthfie menyatakan keprihatinannya terkait makin menipisnya semangat  pemuda untuk menggelorakan perayaan Sumpah Pemuda. (c8/lik/jatimprov)

"Kebanyakan kegagalan hidup berasal dari orang yang tidak menyadari betapa sudah dekatnya mereka pada kesuksesan saat mereka memutuskan untuk menyerah"
Thomas Alva Edison