Presiden SBY : Peringati Nuzulul Quran 1434 H di Istana Negara

Presiden SBY : Peringati Nuzulul Quran 1434 H di Istana Negara

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memperingati Nuzulul Quran 1434 H atau hari turunnya Alquran, di Istana Negara, Jumat (26/7) malam. Peringatan ini dilaksanakan setiap malam ke-17 Ramadan.

"Melalui momentum peringatan Nuzulul Quran, kita diingatkan untuk lebih banyak membaca Alquran, memahami kandungan isinya, dan mengamalkannya dalam kehidupan kita" Kata Presiden SBY, seperti dilansir laman presiden ri.

Presiden juga mengingatkan kita untuk lebih peduli terhadap kaum miskin dan duafa

"Melalui momentum peringatan Nuzulul Quran malam ini, marilah kita bangun kebersamaan, persatuan, dan kesetiakawanan kita dalam membangun bangsa dan negara kita menuju bangsa dan negara yang lebih maju, adil, terhormat dan sejahtera," SBY menegaskan.

Sebelumnya, dalam uraian hikmah Nuzulul Quran 1434 H, Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Agama Achmad Gunaryo menjelaskan nilai kompebabilitas antara demokrasi dan agama masih dalam proses pencarian.

Belum ada modelnya di dunia ini. "Kita harus menjadi model bagi diri kita sendiri. Seluruh dunia sedang menunggu eksperimen ini," kata Achmad Gunaryo.

Keberhasilan Indonesia saat ini untuk menyandingkan demokrasi dan agama haruslah disyukuri dan perlu dikembangkan bahwa demokrasi adalah nikmat dari Allah SWT. (c8/lik)

"Saya lebih menyukai rasionalisme daripada ateisme. Masalah mengenai Tuhan dan objek-objek kepercayaan lainnya tidak dapat dijelaskan dan tidak berperan dalam rasionalisme, oleh karena itu Anda tidak perlu membuang-buang waktu dengan menyerang (suatu pandangan) atau bertahan (dari serangan pihak lain)."
Isaac Asimov