PPI Sedunia : Presiden SBY Sarapan Bersama 53 Perwakilan Peserta Simposium

PPI Sedunia : Presiden SBY Sarapan Bersama 53 Perwakilan Peserta Simposium

Simposium PPI Sedunia 2012 dimaksudkan untuk terus meningkatkan jaringan komunikasi antara intelektual muda Indonesia yang berada di seluruh dunia

INDIA - Presiden Susilo Bambang Yuhyono sarapan bersama 53 perwakilan peserta Simposium Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa (PPI) Sedunia 2012, di Wisma Indonesia, kompleks Kedutaan Besar RI di New Delhi, India, Kamis (20/12) pukul 09.30 waktu setempat atau 11.00 WIB.

Simposium PPI Sedunia 2012 sendiri berlangsung sejak 18 hingga 22 Desember dan juga dihadiri empat Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) dari universitas di tanah air serta satu organisasi eksternal mahasiwa.

"Bagi bangsa-bangsa sedunia dalam menjalani kehidupan era globalisasi hanya ada dua pilihan, yakni menjadi pemenang atau pecundang," kata Presiden SBY dalam sambutannya.

"Menjadi pemenang, artinya kita sadar ada pengaruh buruk dari globalisasi, mencegahnya agar tidak merusak tantanan negeri sendiri seraya melihat peluang yang bisa didapatkan dan ciptakan" katanya

Melihat globalisasi serba ancaman merupakan sikap pecundang, bukan sesuatu yang cerdas. Harus cerdas dan arif nelihat peluang untuk Indonesia seraya menjaga warisan bangsa.

Presiden berharap mahasiswa yang menimba ilmu di negara sahabat dapat melihat perkembangan dunia lebih luas lagi sambil memastikan posisi Indonesia di mata dunia. Mereka dapat melihat mana yang sudah baik dan mana yang perlu ditingkatkan.

"Itu akan baik bagi karir para pemuda semua di masa depan. Apa pun peran dan tugas para mahasiswa dan pemuda yang sekarang sedang melakukan studi, nantinya akan lebih siap dibandingkan mereka yang kurang paham yang terjadi didunia ini," ujar Presiden SBY.

Simposium PPI Sedunia 2012 dimaksudkan untuk terus meningkatkan jaringan komunikasi antara intelektual muda Indonesia yang berada di seluruh dunia.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Didi Rahmadi mengatakan simposium dihadiri 23 PPI, plus 4 BEM dari perguruan tinggi di Indonesia, dan satu organisiasi ekstra universitas. Simposium bertemakan 'Peran Aktif Pelajar dalam Mewujudkan Kemandirian Bangsa'. (c8/lik)

"Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik."
Pierre de Coubertin