Kejari Jaksel : Setor Denda Koruptor 1,5 Milyar ke Kas Negara

Kejari Jaksel : Setor Denda Koruptor 1,5 Milyar ke Kas Negara

JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari jaksel) menyetorkan ke kas Negara pembayaran uang denda dalam perkara tindak pidana korupsi atas nama terpidana E.C.W. Neloe, M Sholeh Tasripan dan I Wayan Pugeg.

“Terpidana E.C.W. Neloe, M Sholeh Tasripan dan I Wayan Pugeg, telah membayar uang denda kepada Kejari Jaksel ,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (kajari) Jakarta Selatan, Masyhudi, di Jakarta, Selasa (26/7).

Ia menjelaskan, pembayaran denda tersebut sebagai pelaksanaan putusan Mahkamah Agung MA. “Mereka masing-masing membayar denda sebesar Rp. 500 juta. Totalnya Rp 1,5 miliar,” imbuhnya, seperti dilansir Kejaksaan.

Ketiga terpidana ini sebelumnya di putus oleh MA dengan pidana penjara selama 10 tahun dan denda masing-masing terpidana sebesar Rp. 500 juta, subsider 6 bulan kurungan, serta barang bukti dalam perkara korupsi yang dilakukan menjadi milik negara.

Tiga terpidana terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi selaku pemutus kredit telah menyetujui dan memproses permohonan fasilitas kredit PT. Cipta Graha Nusantara sebesar US$ 18.500.000.00.

Namun, para terdakwa tidak memastikan bahwa pemberian kredit tersebut telah didasarkan pada penilaian yang jujur, objektif, cermat dan seksama serta terlepas dari pengaruh  pihak-pihak yang berkepentingan.(c6/pr/kejaksaan) foto: ist

"Bagi bangsa Indonesia pandangan hidup itu dapat dipelajari dari khazanah adat, istiadat, kebiasaan-kebiasaan di dalam pelbagai kebudayaan daerah."
R. Parmono - Filsuf Indonesia