Korupsi DAK: Kejati Jabar Periksa Dinas Pendidikan Subang

Korupsi DAK: Kejati Jabar Periksa Dinas Pendidikan Subang

Dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus di Dinas Pendidikan Kab Subang ini berdasarkan laporan LSM Peduli Pendidikan Bangsa (P2B)

SUBANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar segera membentuk tim penyidik untuk menelusuri dugaan kasus korupsi dana alokasi khusus pendidikan (DAK) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Subang 2007-2010 yang merugikan negara Rp80 miliar.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jabar M Suryo  mengatakan,
pihaknya mulai menelaah adanya dugaan korupsi di Disdik Subang. Berdasarkan laporan dari masyarakat, yakni LSM Peduli Pendidikan Bangsa (P2B) yang masuk ke Kejati Jabar.

“Kami segera membentuk tim untuk menelusuri dugaan korupsi tersebut ke lapangan. Laporan dari masyarakat memang lengkap, dan kejaksaan memang berkewajiban untuk melakukan pengecekan di lapangan,” ujar M Suryo, Selasa (10/5) seperti dilansir laman Kejaksaan.

Berdasarkan laporan awal disebutkan, kerugian negara terjadi sejak 2007 hingga 2010 dengan nilai mencapai Rp80 miliar. "Jika memang benar ada indikasi kuat terjadinya kasus korupsi, Kejati Jabar akan membuat surat perintah penyelidikan kepada petugas untuk memintai keterangan terhadap pihak-pihak terkait" ujarnya.

Sementara itu, Ketua LSM P2B Jakarta Saidin Yusuf menuturkan, pihaknya membuat laporan ke Kejati Jabar setelah melakukan penyelidikan ke lapangan cukup lama.

Hasilnya, P2B menduga adanya praktik KKN dan terus berulang-ulang di setiap alokasi anggaran sejak 2007 hingga 2010.

“Hal ini mengacu dari data pagu DAK pada tahun masing-masing, yang selalu berbeda dengan dana yang dipakai,” ungkap dia.(c7/pr)

"Gairah kerja adalah pertanda daya hidup; dan selama orang tidak suka bekerja sebenarnya ia sedang berjabatan tangan dengan maut."
Pangemanann