Korupsi Dana SLB : Data Belum Terpenuhi, Pemeriksaan Husrin Ditunda

Korupsi Dana SLB : Data Belum Terpenuhi, Pemeriksaan Husrin Ditunda

Penahanan Husrin Achmad tertuang dalam Surat Perintah Penahan nomor: Print – 607/R.2.10/Fd.1/04/2011 tanggal 13 April 2011

PALU - Penyidik Kejaksaan Negeri Palu, Kamis (28/4) kembali telah melakukan pemeriksaan terhadap Konsultan Perencana, M Nur dan salah seorang tersangka, Husrin Achmad, terkait kasus dugaan korupsi pembangunan SLB di Kelurahan Petobo, tahun 2007 menggunakan anggaran Block Grant (BG) sekira Rp1,34 miliar. Namun pemeriksaan tersangka, Husrin Achmad ditunda.

Kepala Seksi Intel, Kaharuddin Kasim SH kepada tim redaksi website Kejaksaan R.I., Senin (2/5) mengatakan, keduanya yakni M Nur  dan Husrin Achmad diperiksa sebagai saksi dengan materi pemeriksaan berbeda.

Pasalnya, M Nur jalani pemeriksaan tambahan terkait ada tidaknya proposal pengajuan anggaran pembangunan SLB Petobo. Namun saksi mengatatakan tak mengetahui hal tersebut, sedangkan Husrin Achmad diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Palu, Hamzah Rudji.

“Materi pemeriksaan ini (M Nur) sama dengan materi pemeriksaan tambahan terhadap beberapa saksi lain seperti, Kadisdik Sulteng, Abubakar Almahdali dan Mantan Kadisdik Sulteng, Uhra Lamarauna,” ujarnya, Seperti dilansir laman Kejaksaan.

Diakuinya, hingga saat ini penyidik masih terus menelusuri keberadaan proposal pengajuan anggaran, karena menurut keterangan beberapa saksi, ada. Namun kenyataannya hingga kini proposal tersebut, tak ada.

“Kalau mengacu petunjuk teknis (Juknis), harusnya ada proposal, Nanti kita lihat dulu pengembangan hasil penyidikan,” ucapnya.

Dijelaskannya, pemeriksaan tersangka, Husrin Achmad sebagai saksi bagi tersangka Hamzah Rudji, ditunda. Penundaan pemeriksaan yang dijadwalkan sekitar pukul 13.00 Wita itu, akibat data yang diminta penyidik pada bersangkutan belum dipenuhi. Hanya saja, ia belum bersedia mengungkapkan data yang dimaksud itu.

“Kapan pemeriksaannya akan dijadwalkan kembali,” imbuhnya.

Disinggung dengan bukti aliran dana pembangunan fisik bangunan SLB, Kahar mengatakan tak ada kendala. Sebab semua data telah dikantongi penyidik.

“Bukti yang ada, semua aliran dana pembangunan fisik mengalir ke Husrin Achmad,” tandasnya.

Dalam kasus ini penyidik telah menetapkan dan menahan dua tersangka, yakni pelaksana kegiatan, Husrin Achmad dan Mantan Kadisdik Palu, Hamzah Rudji.

Penahanan Husrin Achmad tertuang dalam Surat Perintah Penahan nomor: Print – 607/R.2.10/Fd.1/04/2011 tanggal 13 April 2011. Sementara Hamzah Rudji tertuang dalam SPP nomor: Print – 678/R.2.10/Fd.1/04/2011 tanggal 18 April 2011.(c8/lik)

Untuk meraih kesuksesan, tidaklah cukup dengan melakukan yang terbaik. Terkadang kita harus melakukan apa yang diperlukan.
Winston Churchill