Rusuh Bima : Polri Periksa 31 Saksi Pembakaran Kantor Bupati

Rusuh Bima : Polri Periksa 31 Saksi Pembakaran Kantor Bupati

Polri menghimbau kepada warga yang terlibat agar segera menyerahkan diri, meskipun penyelidikan untuk kasus pembakaran ini masih berjalan

JAKARTA - Aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh di Bima berbuntut panjang, hingga saat ini Polri menyatakan sudah 31 saksi yang dimintai keterangan terkait kasus pembakaran kantor Bupati dan pembebasan secara paksa sejumlah tahanan dari Lembaga Pemasyarakatan Raba, Bima yang terjadi pada hari Kamis 26 Januari 2012 lalu.

Sebanyak 16 orang diperiksa terkait kasus pembakaran kantor bupati, sedangkan 15 orang diperiksa terkait pengambilan secara paksa tahanan dari Lapas.

Polri menghimbau kepada warga yang terlibat dengan kasus pembakaran kantor Bupati, agar segera menyerahkan diri, meskipun penyelidikan untuk kasus pembakaran ini masih berjalan.

Ada enam orang tahanan yang menyerahkan diri pada hari Sabtu 28 Januari 2012 dan Minggu 29 Januari 2012 berinisial F, HI, ML, MH, AS dan A.

Saat itu, massa pengunjuk rasa yang menuntut pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dikantongi PT Sumber Mineral Nusantara (SMN) mendatangi Lapas Raba dan meminta 50 tahanan titipan polisi terkait insiden berdarah di Pelabuhan Sape, 24 Desember 2011, dilepaskan saat itu juga. (lik/Polri)

Read more: Rusuh Bima : Presiden Minta Perusuh Di Tindak Sesuai Hukum

"Saya lebih menyukai rasionalisme daripada ateisme. Masalah mengenai Tuhan dan objek-objek kepercayaan lainnya tidak dapat dijelaskan dan tidak berperan dalam rasionalisme, oleh karena itu Anda tidak perlu membuang-buang waktu dengan menyerang (suatu pandangan) atau bertahan (dari serangan pihak lain)."
Isaac Asimov