Skandal DPRD: Kejari Surabaya Teliti Berkas Politisi Pengguna Narkoba

Skandal DPRD: Kejari Surabaya Teliti Berkas Politisi Pengguna Narkoba

SURABAYA - Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya sampai saat ini masih meneliti berkas perkara Surya Dalianta Brahmana Alias Bram (46), anggota DPRD Banyuwangi yang tertangkap Polrestabes Surabaya sedang menggunakan sabu beberapa waktu lalu.

"Beberapa waktu lalu kita kembalikan berkasnya ke penyidik dengan beberapa petunjuk yang harus dilengkapi, sekarang berkas sudah diserahkan pada kita dan saat ini kita sedang meneliti berkasnya," ujar Kasi Intel Kejari Surabaya Abdul Kohar, Rabu (27/7).

Kohar menyatakan pihaknya memiliki waktu satu minggu untuk meneliti berkas perkaranya sebelum memutuskan memberikan petunjuk lagi atau menyatakan berkas telah lengkap.

"Kita memiliki waktu satu minggu untuk meneliti kelengkapan berkas," tandas Kohar yang juga menjadi Jaksa peneliti bersama dua jaksa lainnya yakni Nurul Hisyam dan Farida, seperti dilansir Kejaksaan.

Bram tertangkap nyabu dengan barang bukti (BB) 21 gram sabu-sabu dan 2 lembar bukti transfer BCA.   Kini, Wakil rakyat yang tinggal di Dusun Stoplas Desa Kedung Rejo Kec. Muncar Banyuwangi itu, dijebloskan ke tahanan Polrestabes Surabaya.

Bram digelandang dari Polsek Simokerto ke Mapolrestabes bersama dua tersangka lain, yakni Sowondo (46) warga Tambakrejo I Surabaya dan Arief Darmawan (35), warga Muncar, Banyuwangi.

Arief Darmawan ini sopir pribadi Bram. Sementara penangkapan Bram dan dua rekannya itu dilakukan di tempat terpisah.

"Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik."
Pierre de Coubertin