TNI : Bantu Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal

TNI : Bantu Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal

JAKARTA - Daerah tertinggal merupakan daerah yang paling rawan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu dalam mewujudkan kepentingannya dengan cara yang tidak terpuji, antara lain dengan memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat terutama di daerah perbatasan.

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. mengatakan bahwa dalam proses membangun bangsa dan negara untuk percepatan pembangunan daerah tertinggal, TNI akan bekerja sesuai batas kemampuan yang dimiliki tanpa ada niat untuk melakukan intervensi terhadap kewenangan dan tanggung jawab Lembaga Kementerian/Non-Kementerian maupun Pemerintah Daerah (Pemda)

“Keterlibatan TNI dalam membantu percepatan daerah tertinggal harus benar-benar dikehendaki dan diharapkan oleh pemerintah maupun masyarakat dan atas permintaan”, ujar Panglima TNI, saat memberikan ceramah kepada 50 peserta Forum Konsolidasi (Forkon) Pimpinan Pemerintah Daerah Bupati/Walikota dan Ketua DPRD  Angkatan VI tahun 2012, di Gedung Trigatra Lemhannas RI Jakarta, Jumat (30/3).  


Hal ini sesuai dengan Undang-Undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI dan Undang-Undang nomor 8 tahun 2005 tentang Pemerintah Daerah.  Pemda diajak untuk mendayagunakan TNI secara aktif, guna membantu menyukseskan pembangunan di daerah tertinggal.

Peran aktif TNI merupakan wujud partisipasi dan kontribusi nyata  dari TNI, baik dalam proses pembangunan nasional maupun kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilakukan dalam mencapai empat tujuan pokok :

Pertama, membantu meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.  Kedua, membantu meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan rakyat.  Ketiga, membantu menegakkan disiplin, tata-tertib dan hukum dan keempat, membantu percepatan pembangunan di daerah tertinggal utamanya di daerah perbatasan.

Peran aktif TNI bukan upaya untuk melakukan ekspansi, mencampuri atau mengambil-alih peran institusi lain, namun semata-mata hanya menunaikan tugas perbantuan bilamana dibutuhkan sesuai dengan batas kemampuan TNI.

Beberapa program TNI dalam membantu Pemda melaksanakan program pembangunan nasional dan daerah tertinggal antara lain:

  1. Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD)
  2. Kerjasama TNI dengan BKKBN dalam rangka manunggal KB Kesehatan;
  3. Kerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk pemberdayaan wilayah pertahanan dalam rangka ketahanan lingkungan hidup
  4. Kerjasama dengan Kementerian Kehutanan RI dalam rehabilitasi hutan di kawasan hutan konservasi dan perlindungan hutan
  5. Kerjasama dengan Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan RI seperti guru bantu dari kalangan militer di daerah terpencil
  6. Kerjasama dengan Bank Mandiri dalam hal kegiatan pembangunan rehabilitasi sekolah dan gereja di lokasi paska bencana alam, serta mendukung transportasi di daerah perbatasan.

"Gairah kerja adalah pertanda daya hidup; dan selama orang tidak suka bekerja sebenarnya ia sedang berjabatan tangan dengan maut."
Pangemanann