Friday, 03 May 2013 17:04
SITUBONDO - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyaksikan operasi darat gabungan, di Pusat Latihan Pertempuran Marinir, Karang Teko, Situbondo, Jawa Timur, Jumat (3/5
Presiden SBY yakin Indonesia bisa membangun postur Tentara Nasiona Indonesia (TNI) yang handal. Kita punya medan yang khas dan bisa menjadi tantangan saat meksanakan peperangan.
"Disamping memiliki alat perang yang canggih, prajurit harus bermental baja, sanggup bertempur di medan apapun, dan pantang menyerah," ujar Presiden SBY, Seperti dilansir laman presiden ri.
Presiden kembali menegaskan bahwa NKRI adalah harga mati. Kekuatan militer kita harus lebih besar dan modern dibanding negara-negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Australia, dan lain-lain. Mengingat luas negara kita, kekuatan militer Indonesia mutlak harus lebih besar.
Ekonomi Indonesia tumbuh baik, pendapatan negara meningkat. Kenaikan anggaran tersebut, lanjut SBY, dibutuhkan untuk mewujudkan kekuatan pokok minimum. Tambahan anggaran difokuskan pada modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta peningkatan kesejahteraan prajurit dan PNS TNI beserta keluarganya.
"Itulah bagian dari komitmen pemerintah untuk membangun TNI yang profesional, modern dan kapabel, serta makin meningkat kesejahteraannya," tambanya. (c8/lik)
Page 4 of 260
![]() |
![]() |
| FOTO: 30 Tahun Volkswagen Club Surabaya |
"Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri"
Nyai Ontosoroh