Narapidana Teroris Asal Surabaya, Meninggal Dunia Karena Sakit Komplikasi

Surabaya – Diduga akibat sakit komplikasi yang telah lama dideritanya, narapidana dalam kasus teroris Agus Tri Mulyono warga Lebak Rejo, Tambaksari, Surabaya, telah meninggal dan dimakamkan di TPU Kapas Krampung (Rangkah) Surabaya.

Diketahui pada surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh RSUD Cilacap menyebutkan bahwa narapidana kelahiran 28 Juni 1980 yang tertangkap di daerah Tanah Merah, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya tersebut meninggal pada hari Sabtu 13 Oktober 2018 pukul 20.44 akibat dari menderita sakit pada organ paru-paru dan hepatitis akut.

Ketika dikonfirmasi ke petugas TPU Kapas Krampung yang tidak mau disebutkan namanya itu, petugas tersebut membenarkan memang ada pemakaman seorang narapidana asal Nusakambangan yang dimakamkan pukul 01.00 WIB.

“Benar mas, ada. Tadi malam (dinihari) jam 1 an. Banyak polisi yang datang, keluarganya cuma sedikit. Ada juga wartawan disitu cuma beberapa aja. ” jelas petugas tersebut takut-takut.

Terpisah, Humas Kanwil Kemenkumham Jatim Ishadi Maja Prayitno, yang meneruskan informasi dari Kemenkumham Jawa Tengah membenarkan adanya pemakaman napi teroris dari Lapas Nusakambangan yang meninggal akibat penyakit paru-paru.

“Memang benar mas, napi tersebut telah meninggal dan dimakamkan di TPU Kapas Krampung dinihari tadi. ” papar Ishadi.

Perlu diketahui sebelumnya, Agus dan Syahrul ditangkap setelah diduga pernah ikut dalam deklarasi ISIS di Mega Mendung, Malang. Berdasarkan informasi yang ada, Agus divonis 4 tahun penjara dan ditahan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. (son)