Menegangkan, aksi kejar-kejaran BNNP Jatim dengan sindikat Sabu-sabu Malaysia hingga masuk perkampungan

Surabaya – Penyergapan terhadap empat orang sindikat Sabu-sabu Malaysia oleh Badan Narkotika Nasional Jawa Timur (BNNP Jatim) semalam diwarnai aksi yang cukup menegangkan. Jumat malam, (05/01/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.

Pada saat petugas melakukan penangkapan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, HMD yang dinyatakan sebagai otak intelektual dari sindikat Sabu-sabu Malaysia ini berusaha melarikan diri.

Baca juga : Bawa Sabu-sabu7 Kg dari Malaysia, BNNP Jatim tangkap bandar dan anak buah

Petugas pun tak mau kehilangan buruannya, sehingga terus dilakukan pengejaran. HMD kabur mengendarai mobil Honda CRV dengan nomor polisi M 806 HA dari Tanjung Perak ke arah Kenjeran.

Aksi kejar-kejaran layaknya film aksi itu terus berjalan hingga sampai ke Jalan Bronggalan. Disinilah kemudian HMD dengan mobilnya masuk ke dalam kampung Pacar Kembang 5, Tambaksari.

Situasi usai penyergapan yang diwarani aksi kejar-kejaran. Warga mengerumuni mobil yang dikendarai HMD

Warga setempat yang kebetulan menyaksikan secara langsung peristiwa pengejaran itu terkejut karena mobil CRV melaju kencang didalam perkampungan.

Bahkan salah seorang warga sempat terserempet, sehingga diteriaki maling. Namun ternyata, CRV tidak sendirian, ada dua mobil lain yang membuntutinya masuk ke perkampungan.

“Saat dipertigaan, mobil ini berusaha belok kanan. Tapi oleh mobil yang membuntutinya ditembaki, sehingga akhirnya CRV ini berhenti,” kata warga yang enggan menyebutkan namanya.

Hendri ketua RT 08 Pacar Kembang menceritakan, dirinya mengetahui situasi sudah dalam keadaan gaduh dan sempat mendengar suara tembakan. Dirinya pun keluar karena kejadian dekat dengan rumahnya.

“Yang saya lihat ada sekitar depalan orang yang keluar dari dua mobil, dan dua lagi yang boncengan pakai motor, kemudian menyergap mobil CRV ini,” ujar Hendri.

Setelah keadaan mereda, warga kemudian berbondong-bondong mendekat dan menyaksikan mobil CRV yang sudah dalam keadaan hancur.

Seluruh bagian kaca pecah dan terdapat beberapa lubang yang diduga akibat peluru yang diletuskan ke mobil tersebut. Bemper depannya terlihat rusak berat.

Warga tak menduga jika ternyata aksi pengejaran dan baku tembak ini adalah upaya paksa BNNP Jatim saat hendak menangkap bandar Sabu-sabu yang melarikan diri hingga masuk ke perkampungan.(asb)