Masuk Surabaya dari Waru, Roda Dua wajib lewat Frontage Road

AKBP Eva Guna Pan Pandia saat sosialisasi Frontage Road.

Surabaya – Satu lagi terobosan dari Satlantas Polrestabes Surabaya. Setelah sebelumnya sukses menerapkan sistem tilang by CCTV, kali ini guna mengurangi kemacetan serta menekan angka kecelakaan, pengendara roda dua dari arah Sidoarjo dan Mojokerto wajib masuk lewat Frontage Road.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pan Pandia saat melaksanakan sosialisasi jalur frontage road dalam tugas Pos Awal Gatur Lalin di Jalan Frontage Road Ahmad Yani, Surabaya. Rabu pagi, 10 Januari, 2017.

Pandia mengatakan, sosialisasi ini sudah berlangsung sejak seminggu yang lalu. Sesuai dengan rencana, sosialisasi akan terus dilakukan setiap hari, selama satu bulan kedepan. Dengan dilakukannya sosialisasi ini, Pandia berharap masyarakat akan segera memahami maksud dan tujuan dari penerapan ini.

“Terlebih dahulu kami lakukan sosialisasi, sebelumnya diterapkan penindakan. Kami menganalisa selama satu bulan terakhir, kebanyakan warga yang hendak berangkat kerja masuk ke Surabaya ini kerap ngebut sehingga rawan sekali dengan kecelakaan,” kata Pandia.

Oleh sebab itu, lanjut Pandia, penerapan frontage road bagi pengendara roda dua perlu dilakukan, terlebih frontage road merupakan jalur lambat. Pandia menjelaskan, nantinya jalur protokol akan dikhususkan bagi kendaraan roda empat, dan frontage road khusus roda dua.

Namun demikian, kendati roda dua dilarang masuk jalur protokol, maka bagi kendaraan roda empat tidak dilarang masuk ke frontage road. Menurutnya, hal tersebut boleh dilakukan karena pengendara roda empat juga banyak yang tempat kerjanya ada di jalur frontage road.

“Sambil lalu menunggu pemasangan rambu-rambu dari Dinas Perhubungan, sosialisasi akan terus dilakukan. Setelah satu bulan kedepan selesai sosialisasi, maka kami akan segera melakukan penindakan bagi yang kedapatan melanggar dengan tilang,” tandasnya.(asb)