Masih melawan saat diamankan, dua bandar Sabu jaringan Malaysia ditembak mati

Surabaya – Upaya paksa yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Jawa Timur (BNNP Jatim) saat melakukan penyergapan terhadap empat orang sindikat Sabu-sabu Malaysia terpaksa diberlakukan tindakan tegas terukir.

Setelah melakukan pengejaran terhadap dua dari empat sindikat yang diketahui sebagai otak intelektual (bandar) komplotan ini, petugas terpaksa harus menembak mati dua bandar yang berusaha kabur.

Baca juga : Menegangkan, aksi kejar-kejaran BNNP Jatim dengan sindikatSabu-sabu Malaysia hingga masuk perkampungan

Dua bandar itu sendiri adalah HMD (Hamid) dan IBR (Ibrahim) yang sebelumnya dikejar saat kabur dari penyergapan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Keduanya kabur mengendarai mobil Honda CRV dengan nopol M 806 HA.

Kabid Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra mengatakan, setelah berhasil di sergap di Jalan Pacar Kembang 5, Surabaya, keduanya terluka ketika kontak senjata dengan petugas di perkampungan tersebut.

Setelah berhasil diringkus, Hamid dan Ibrahim di keler untuk menunjukkan gudang tempat penyimpanan Sabu-sabu mereka. Sayangnya, saat dalam perjalan, keduanya masih saja melakukan perlawanan sehingga mengancam nyawa petugas.

“Mereka masih menyerang, melawan anggota kami yang membawa keduanya. Kedua orang ini masih berusaha melarikan diri. Anggota BNN lainnya terpaksa langsung memberikan tindakan tegas terukur,” kata Wisnu, Sabtu (05/01).

Proses evakuasi bandar Sabu-sabu jaringan Malaysia usai ditembak mati.

Saat ini mayat kedua orang otak intelektual sindikat jaringan Narkoba Malaysia itu berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan autopsi. Sementara dua lainnya sudah diamankan bersama barang bukti 7 Kg Sabu-sabu.

Sebagaimana diketahui, BNNP Jatim melakukan penyergapan terhadap empat orang sindikat peredaran Narkoba dari Malaysia ke Banjarmasin dan kemudian masuk Jawa Timur.

Pada saat proses penangkapan, peristiwa ini sempat diwarnai dengan aksi kejar-kejaran karena dua bandar berusaha kabur. Bahkan, salah satu anggota BNNP Jatim mengalami luka karena di tabrak oleh pelaku.(asb)