PENCEMARAN: 3 Perusahaan di Jatim Dapat Proper Merah Cemari Lingkungan

PENCEMARAN: 3 Perusahaan di Jatim Dapat Proper Merah Cemari Lingkungan

SURABAYA - Pemerintah kembali mengumumkan hasil Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Lingkungan dari 10 industri (perusahaan) yang ada di kawasan Kali Surabaya.

Hasilnya, tiga diantara 10 perusahaan tersebut mendapatkan proper merah dalam upaya pengelolaan lingkungan karena yang dilakukan dinilai belum bisa maksimal. Sedangkan tujuh perusahazan lainnya mendapatkan proper biru.

Kasubid Pengawasan dan Pengadalian (Wasdal) Pencemaran Air, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim, Ainul Huri mengatakan, Proper ini diberikan langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Pada awalnya, lanjut Ainul, sempat ada kekeliruan SK yang menyatakan bahwa PT Wing Surya mendapatkan proper merah, padahal dari data yang ada adalah Proper biru.

“Kekeliruan data penulisanada predikat warna ini tak hanya terjadi untuk Wing Surya saja, tapi juga ada beberapa industri di provinsi lain yang juga salah pengetikan dalam penulisan SK,” bebernya kepada Wartawan, Selasa (25/12/2012).

Predikat Proper ini sangat penting untuk keberlangsungan perusahaan, sebab hasil Proper berpengaruh pada peminjaman kredit di bank. Jika hasil proper jelek seperti warna hitam atau merah, maka pihak industri akan kesulitan dalam mengambil pinjaman kredit di bank.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, (BLH Jatim) Indra Wiragana mengatakan perusahaan yang hendak mendapatkan perbaikan peringkat warna Proper, paling tidak membutuhkan waktu sekitar dua tahun.

“Dalam kurun waktu tersebut, perusahaan baru bisa naik satu tingkat. Untuk bisa mendapatkan predikat warna terbaik, maka perlu waktu yang lebih lama lagi,” ungkapnya.

Dengan kurun waktu yang lama inilah kemungkinan buruk juga bisa terjadi, dimana kerusakan lingkungan dari industri masih terus terjadi bahkan lebih buruk dari sebelumnya.

"Indikator penilaian dan dampak pencemaran tidak hanya berasal dari internal industri, namun juga lingkungan eksternal di sekitar perusahaan," tandas Indra Wiragana

Proper Lingkungan dibagi dalam  lima warna terkait dengan pengelolaan lingkungan. Lima warna itu meliputi, warna emas yaitu perusahaan sudah dianggap dapat menerapkan sistem pengelolaan lingkungan yang berkesinambungan, serta melakukan upaya-upaya berguna bagi kepentingan masyarakat pada jangka panjang.

Kemudian warna hijau, dimana perusahaan dianggap telah menerapkan sistem pengelolaan lingkungan yang berkesinambungan.

Diurutan ketiga ada warna biru yang berarti perusahaan itu telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang berlaku.

Proper warna merahmengindikasikan bahwa perusahaan telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan, namun baru sebagian mencapai hasil yang sesuai dengan persyaratan.

Sementara, perusahaan yang paling parah mencemari lingkungan mendapatkan proper warna hitam, dimana perusahaan ini dinilai belum melakukan upaya lingkungan yang berarti atau bahkan tidak melakukan upaya, serta berpotensi mencemari lingkungan. (c2/pr/rif)


HASIL PROGRAM PENILAIAN PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN (PROPER) LINGKUNGAN di JAWA TIMUR:

Kategori Proper Merah:

  1. PT Keramik Diamond
  2. PT Miwon
  3. PT Platinum Keramik.


Kategori Properr Biru:

  1. PT Wings Surya
  2. PT Titani Alam Semesta
  3. PT Surya Agung Kertas
  4. PT Surabaya Mekabox
  5. PT Adiprima Suraprinta
  6. PT Timur Megah Steel
  7. PT Suparma Tbk

"Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya."
Frischboten