Sekolah Adiwiyata: Kurikulum Berbasis Lingkungan

Sekolah Adiwiyata: Kurikulum Berbasis Lingkungan

Jakarta - wartapedia : Pelatihan Pengembangan Kurikulum dan Modul Pendidikan Lingkungan Hidup yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan program kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup dan Hanns Seidel Foundation Indonesia.

Pelatihan ini diikuti oleh para pimpinan sekolah dan guru sekolah Adiwiyata dari 16 Provinsi yang mewakili 14 SD, 13 SMP, 10 SMA dari 16 Provinsi.

Deputi VI Menteri Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Ir. Ilyas Asad, MP mengatakan program sekolah Adiwiyata sebagai salah satu bentuk pendidikan lingkungan hidup melalui jalur sekolah terus dikembangkan.

"Tujuannya agar menjangkau sekolah-sekolah yang ada di pelosok. Karena itu ke depan pola seleksi Adiwiyata sedapat mungkin secara berjenjang. Artinya, perlu diadakan sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten/Kota, tingkat Provinsi, dan terakhit tingkat Nasional.” Ujar Ilyas Asad

Sebagai bagian dari strategi Pendidikan Lingkungan Hidup, pengembangan program Adiwiyata hingga menjangkau semua daerah, sesungguhnya menjadi amanat Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam Pasal 65 ditegaskan bahwa “Setiap orang berhak mendapatkan pendidikan lingkungan hidup, akses informasi, akses partisipasi, dan akses keadilan dalam memenuhi hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.”

Mengenai implementasi pendidikan lingkungan hidup di sekolah-sekolah, lanjut Ilyas Asaad, Kementerian Lingkungan Hidup telah menanda tangani Nota Kesepahaman (Memorandum Of Understanding/MoU) dengan berbagai instansi, antara lain Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri.

“Jadi tinggal bagaimana tindak lanjutnya saja.” ujarnya usai membuka Pelatihan Pengembangan Kurikulum dan Modul Pendidikan Lingkungan Hidup.

Pendidikan lingkungan hidup bagi sekolah-sekolah di daerah, menurut Ilyas Asaad sangat penting, mengingat hal itu terkait kenyataan bahwa permasalahan lingkungan tidak hanya terdapat di kota-kota, tapi juga di pedesaan.

“Kerusakan lingkungan tidak hanya di kota-kota tapi juga menjangkau pelosok pedesaan. Untuk itu, mereka yang ada di daerah-daerah yang jauh dari kota pun perlu mendapat pendidikan lingkungan hidup,” kata Ilyas Asaad.(c8/ric/pr)

Untuk meraih kesuksesan, tidaklah cukup dengan melakukan yang terbaik. Terkadang kita harus melakukan apa yang diperlukan.
Winston Churchill