Dempo Dragonfly : Luncurkan Buku Pelestarian Lingkungan Dengan Capung

Dempo Dragonfly : Luncurkan Buku Pelestarian Lingkungan Dengan Capung

Buku tersebut nantinya akan memberikan pengetahuan tentang bagaimana pelestarian dan kondisi lingkungan dengan memanfaatkan perkembangbiakan habitat capung

SURABAYA - Sukses menggelar lomba fotografi dan karya tulis tentang capung, Dempo Dragonfly Society telah membukukan karya tulis tersebut serta melaunchingnya sebagai buku bacaan.

Ketua Dempo Dragonfly Society Indonesia, Wahyu Sigit Rahadi, Selasa (26/7) mengatakan, buku tersebut merupakan kumpulan tujuh belas tulisan terbaik menjawab pertanyaan “mengapa perlu mencintai capung”.

Buku yang berisi karya-karya terbaik hasil lomba penulisan dan pemerhati Odonata yang diselenggarakan Dempo Dragonfly Society, bertujuan untuk memperdalam minat masyarakat pada pelestarian Odonata dan peningkatan kualitas pendidikan dan ilmu  pengetahuan umum maupun khusus.

"Saya kagum pada prakarsa sekelompok guru dan siswa Sekolah Menengah Atas di Malang yang membentuk perkumpulan “Dempo Dragonfly Society (DDS)” yang hobinya memotret, diskusi dan mempelajari peri kehidupan capung" Ujar Pakar lingkungan hidup, Prof Dr Emil Salim

Materi dalam buku tersebut dikumpulkan dalam waktu dua bulan (Maret sampai Mei), terkumpul 122 tulisan dari 109 peserta dari berbagai penjuru Indonesia.

Mereka datang dari bermacam kalangan, siswa, mahasiswa, wartawan, pensiunan, ibu rumah tangga, maupun peneliti dan seniman.

Mereka menguraikan, menegaskan bahwa capung adalah teman kita.  Capung memberi inspirasi untuk hidup lebih mulia, lebih kreatif, lebih menghargai masa lalu dan hati-hati dalam menghadapi masa depan.

Ahli serangga, entomologis dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Suputa menegaskan kekayaan hayati yang melimpah telah menempatkan Indonesia pada tatanan bangsa yang seharusnya bertindak bijak terhadap sesama makhluk Tuhan yang memang diciptakan sangat beragam.

Indonesia sebagai negeri tropis yang kaya akan keberagaman capung seharusnya juga kaya pengetahuannya tentang capung. Namun ternyata referensi tentang capung di Indonesia sangat terbatas.

Dempo Dragonfly Society  adalah sebuah organisasi yang berusaha memerhatikan dan melestarikan capung. Dengan situasi dan kondisi akan kelestarian capung, lembaga ini telah mengadakan sejumlah kegiatan seminar dan pameran foto odonata untuk mulai membangun kesadaran masyarakat dalam mencintai dan melestarikan capung. (c8/lik)

"Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri"
Nyai Ontosoroh