Adiwiyata : MTsN Model Padang Raih Adiwiyata

Adiwiyata : MTsN Model Padang Raih Adiwiyata

Penghargaan untuk sekolah berbudaya lingkungan itu diserahkan langsung oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta.

JAKARTA - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Model Padang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata nasional tahun 2011, bersama 66 sekolah lain tingkat SD, SLTP, dan SLTA di Indonesia.

Penghargaan untuk sekolah berbudaya lingkungan itu diserahkan langsung oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta.

"Alhamdulillah, ini madrasah pertama di Indonesia yang menerima penghargaan lingkungan hidup tingkat nasional," kata Kepala MTs N Model Padang, Akhri Meinhardi disela acara bertajuk Anugerah Lingkungan 2011 di Balai Kartini Jakarta, Selasa (7/6) malam.

Menurut dia, keberhasilan madrasah yang dia pimpin tidak lepas dari kerjasama semua pihak baik guru, siswa maupun pembinaan dari aparat Kementerian Agama.

"Ini berkat pembinaan pimpinan Kemenag," ujar Akhri yang hadir didampingi Kepala Kantor Kemenag kota Padang, Syamsul Bahri.

Pada tahun 2010, kata Akhri, MTs N Model Padang juga meraih penghargaan Adiwiyata tingkat provinsi Sumatera Barat.

"Mudah-mudahan pada tahun depan dapat meningkatkan prestasi sehingga memperoleh penghargaan langsung dari Presiden dalam bentuk Adiwiyata Mandiri," ujarnya, Seperti dilansir laman Kemenag.

Deputi VI Menteri Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Ir. Ilyas Asaad, MP mengatakan program sekolah Adiwiyata sebagai salah satu bentuk pendidikan lingkungan hidup melalui jalur sekolah terus dikembangkan.

"Tujuannya agar menjangkau sekolah-sekolah yang ada di pelosok. Karena itu pola seleksi Adiwiyata sedapat mungkin secara berjenjang. Artinya, perlu diadakan sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten/Kota, tingkat Provinsi, dan terakhir tingkat Nasional." ujar Ilyas Asaad.

Ia juga mengakui baru tahun 2011 ini madrasah memperoleh penghargaan Adiwiyata tingkat nasional. "Madrasah juga sekolah, dan ini juga terkait merupakan program ecopesantren," kata Ilyas Asaad selaku penanggung jawab pemilihan Adiwiyata.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Padang Syamsul Bahri mengaku bangga dengan penghargaan yang diperoleh madrasah yang berlokasi di Gunung Pangilun Padang ini.

"Kami berharap prestasi ini menjadi contoh bagi madrasah lain sehingga berupaya menciptakan lingkungan madrasah yang bersih dan sehat," katanya.

Kepala Kanwil Kemenag Sumbar H. Darwas melalui telepon mengatakan, perolehan yang dicapai MTs N Model Padang sebagai madrasah yang pertama kali mendapat penghargaan Adiwiyata sangat membanggakan khususnya bagi masyarakat Sumbar, sehingga Gubernur Sumbar Irwan Prayitno berkenan menyambut kedatangan peraih Adiwiyata ini.

"Begitu tiba di Padang langsung disambut, dikalungkan bunga oleh pak Gubernur," ujar Darwas, Rabu pagi.

Seperti diketahui, terkait Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2011, Pemerintah RI memberikan penghargaan bidang lingkungan hidup. Penghargaan utama diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Selasa siang (7/6).

Adapun bentuk penghargaan yang diberikan, antara lain penghargaan Kalpataru, Adipura, Adiwiyata Mandiri dan Penyusun Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) 2010 terbaik.

Sedangkan penghargaan sertifikat adipura dan Adiwiyata sekolah berbudaya lingkungan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup.

"Sejalan dengan kegiatan Kementerian Lingkungan Hidup, maka semua upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup selalu dengan melibatkan masyarakat," kata Menteri LH Gusti Muhammad Hatta. (c8/lik)

"Saya lebih menyukai rasionalisme daripada ateisme. Masalah mengenai Tuhan dan objek-objek kepercayaan lainnya tidak dapat dijelaskan dan tidak berperan dalam rasionalisme, oleh karena itu Anda tidak perlu membuang-buang waktu dengan menyerang (suatu pandangan) atau bertahan (dari serangan pihak lain)."
Isaac Asimov