Ekosistem

IESR : Kembangkan Kalkulator Jejak Karbon Untuk Mengotrol Emisi

Thursday, 10 March 2011 22:09

WARTAPEDIA - Untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dari aktivitas manusia dan mencegah meningkatnya pemanasan global  IESR (Institute for Essential Services Reform) mengembangkan suatu perangkat bernama Kalkulator Jejak Karbon (KJK), yang telah dikembangkan hingga versi kedua untuk membantu setiap individu mengukur emisi gas rumah kaca,.

KJK adalah alat bantu bagi seseorang orang untuk mengetahui jumlah jejak karbonnya. Namun, tidak hanya sampai di situ. Setelah mengetahui besaran emisi karbonnya, pengisi juga diminta untuk memberikan komitmen untuk mengurangi besaran emisi yang mereka hasilkan.

Dari survey yang dilakukan IESR selama periode April-Desember 2010, berdasarkan data para pengguna KJK versi 1, kelompok mahasiswa dan pekerja domestik merupakan penghasil emisi gas rumah kaca terbesar pertama dan kedua, dibandingkan  dengan kelompok pelajar, pegawai, dan ibu/bapak rumah tangga.

Adapun penduduk yang berdomisili di propinsi Jawa Barat rata-rata menghasilkan emisi sebesar 12,97 kg CO2ek/orang/hari atau kira-kira 4,57 tonCO2ek/orang/tahun. Hasil ini lebih tinggi dari data yang didapatkan dari pengguna KJK 1 dari Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Karena itu IESR juga melakuka kanpanye Menuju Masyarakat Rendah Karbon.

Pemangku Program Keadilan Iklim IESR, Siti Badriyah, Kamis (10/3) mengatakan, kegiatan ini menitikberatkan pada penurunan emisi gas rumah kaca dari berbagai aktivitas individu sehari-hari. Gas rumah kaca adalah salah satu emisi gas rumah kaca yang menjadi penyebab meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi yang dapat mengakibatkan terjadinya perubahan iklim.

Dari hasil survei, IESR berpendapat bahwa emisi gas rumah kaca dari aktivitas individu dapat diturunkan dengan melakukan sejumlah upaya diet karbon yang sederhana, misalnya menggunakan listrik seperlunya, menggunakan sebanyak mungkin kendaraan umum dan kendaraan non-motor, mengurangi konsumsi air minum dalam kemasan, dan lain sebagainya.

Kampanye masyarakat rendah karbon mengajak para individu untuk melakukan komitmen penurunan emisi gas rumah kaca dari aktivitas sehari-hari. Dengan mengetahui jumlah emisi yang gas rumah kaca yang dihasilkan sehari-hari, dari kegiatan ini diharapkan setiap individu mau berkomitmen secara sukarela untuk menurunkan emisi gas rumah kacanya. c9/pr/rdi

 

Page 7 of 16

"Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik."
Pierre de Coubertin