Lakukan Penganiayaan, Dojo Lukito Susanto Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Surabaya – Dojo Lukito Susanto Alias Oei Tjie Hwa warga Praban Kulon III, Surabaya, terdakwa kasus penganiayaan terhadap Ima Sriwulan Susanto menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya. Selasa (17/4).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Surabaya, Suparlan SH menuntut hukuman penjara selama satu tahun enam bulan terhadap terdakwa Dojo Lukito Susanto Alias Oei Tjie Hwa.

“Terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan telah melakukan tindak pidana sesuai yang di atur dalam pasal 351 Ayat (2) dengan hukuman 1 tahun 6 bulan” ujar Suparlan SH saat membacakan surat tuntutan di hadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Ketua Majelis Maxi Sigarlaxi.

Dalam penjelasan JPU tersebut, terdakwa telah bersalah dikarenakan telah terbukti melakukan penganiayaan terhadap Ima Sriwulan Susanto pada Rabu 4 Oktober 2017 tahun lalu.

Sebelumnya terdakwa datang kerumah Ima Sriwulan Susanto bermaksud ingin mengambil orang tua terdakwa, akan tetapi korban Ima tidak memperbolehkanya.

Saat itu korban dianiaya dan dipukul beberapa kali dengan genggaman tangan kiri dan kanan yang diarahkan ke wajah korban.

“Akibatnya korban mengalami luka dan memar di bagian kelopak mata kiri, tulang pipi kiri. Dan, korban pun mengalami trauma mendalam atas kejadian yang dialaminya tersebut” ujarnya.

Luka dan trauma mendalam tersebut diketahui setelah adanya surat Visum Et Repertum No. Ver/01/X/2017 Tertanggal 6 Oktober 2017 yang di tanda tangani oleh Dr. Ananda Haris dari Sp. Bs dari RS. Mitra Keluarga Kenjeran Surabaya.

Menanggapi tuntutan JPU, terdakwa melalui kuasa hukumnya akan mengajukan pembelaan yang akan di bacakan pada sidang mendatang. (dy/son)