La Nyalla Peroleh Dukungan Tertinggi Calon Senator Dari Jatim

Surabaya – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur merilis hasil pengawasan penyerahan dokumen syarat dukungan calon perseorangan peserta pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD/Senator) Provinsi Jawa Timur tahun 2018.

Dari 34 orang calon anggota DPD asal Jatim yang telah mendaftar dan dinyatakan oleh KPU Jatim memenuhi syarat dukungan minimal, Bawaslu Jatim mencatat 30 orang diantaranya merupakan berjenis kelamin laki-laki atau 88,24 persen dan 4 orang perempuan atau 11,76 persen.

“Dari unsur keterwakilan perempuan ternyata masih di bawah 30 persen. Ini memang jauh dari harapan tapi kami tidak bisa apa-apa sebab itulah realitas yang ada,” ujar Aang Khunaifi komisioner Bawaslu Jatim saat dikonfirmasi Minggu (29/4).

Sedangkan jika dilihat dari jumlah dukungan masyarakat yang telah diserahkan oleh para calon anggota DPD Jatim, kata Aang peringkat pertama ditempati oleh La Nyalla Mahmud Mattalitti dengan dukungan sebanyak 19.720 KTP.

Disusul A Agus Patminto diperingkat kedua dengan 10.488 KTP, ketiga Achmad Nurul Ilmi dengan 9.720 KTP, keempat H Suhandoyo, SP.IR dengan 9.500 KTP dan Hj Emilia Contessa dengan 9.385 KTP.

“Peringkat terbawah (34) ditempati Fathul Faizin dengan dukungan sebanyak 5.027 KTP. Sementara batas minimal syarat dukungan adalah sebanyak 5000 KTP,” jelas Aang.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah Pemuda Pancasila Jatim La Nyalla, lanjut Aang juga tertinggi dalam hal penyebaran syarat dukungan, yakni tersebar di 38 kabupaten/kota di Jatim atau 100 persen.

“Yang mampu 100 persen penyebaran syarat dukungannya selain La Nyalla hanyalah calon incumbent yaitu Abdul Qodir Amir Hartono,” ungkapnya.

Sementara untuk peringkat terbawah penyebaran syarat dukungan ditempati tiga orang yakni Fairouz Huda, Harbiah Salahuddin dan Sigit Prawoso, dimana penyebaran syarat dukungannya hanya tersebar di 20 kabupaten/kota di Jatim.

“Penyebaran syarat dukungan sesuai aturan minimal tersebar di 50 persen kabupaten/kota di Jatim atau 19 kabupaten/kota,” jelas Aang Khunaifi.

Dari 4 orang anggota DPD RI asal Jatim periode 2014-2019, tambah Aang, tiga diantara mencalonkan kembali, yaitu Hj Emilia Contessa, Abdul Qodir Amir Hartono dan Ahmad Nawardi. Sedangkan satu orang lainnya yakni H A Budiono tidak ikut mencalonkan kembali.

“Walaupun jumlah pendaftar calon DPD Jatim lebih sedikit dibanding pemilu sebelumnya. Namun persaingan diprediksi akan ketat sebab calon-calon yang sudah mendaftar ketokohannya di Jatim tidak perlu diragukan lagi,” pungkas Aang Khunaifi. (snc)