Turunkan AKI dan AKB, Kaltim Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu

Turunkan AKI dan AKB, Kaltim Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu

KALTIM - Dalam rangka mempercepat penurunan AKI dan angka kematian bayi (AKB) serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Pemprov Kaltim melaksanakan Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu (GSI).

"Hal ini perlu terus kita tingkatkan, karena Pemprov Kaltim masih menganggap bahwa permasalahan kesehatan masyarakat di masa mendatang cenderung akan terus meningkat. Setiap permasalahan kesehatan harus segera diantisipasi, karena bila kita terlambat justru berpotensi menimbulkan masalah lain yang lebih rumit," ujar Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, Seperti dilansir laman kaltim.

Terkait hal itu Gubernur menyinggung tentang pemenuhan target-target pembangunan di era Milennium 2015 (Pencapaian MDGs 2015) yang di dalamnya mengamanatkan penurunan angka kematian ibu hamil dan kematian bayi.

Data Kementerian Kesehatan tahun 2007 menyebutkan, dari 100 ribu kelahiran, jumlah kematian ibu mencapai 282, namun kini sudah mulai diturunkan menjadi 229 kematian dari 100.000 kelahiran hidup.

Namun demikian, angka tersebut masih sangat tinggi, karena sesuai amanat MDGs, angka ini harus diturunkan menjadi 102 kematian per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2015.

Berbagai kendala yang dihadapi Kaltim, antara lain karena masih minimnya pengetahuan para ibu dan pasangannya (suami) terhadap kesehatan ibu melahirkan. Akibatnya, pada saat melahirkan si ibu hamil tidak mendapatkan layanan perawatan yang baik, sehingga ada di antaranya yang meninggal.

Sementara itu, persalinan pada ibu hamil di Kaltim umumnya sudah dibantu oleh tenaga medis, namun sekitar 20 persen di lainnya melahirkan sendiri atau dengan bantuan bidan kampung (dukun beranak) yang di Kaltim saat ini masih terdapat sekitar tiga ribu orang.

Untuk itulah Gubernur mengajak Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk dapat meningkatkan dedikasi dan memberikan dukungan serta perhatian yang tinggi terhadap upaya-upaya pelayanan kesehatan dan program-program peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak khususnya, maupun program peningkatan kualitas SDM masyarakat Kaltim pada umumnya. (c8/lik)

Jika orang menjadi baik karena mereka takut mendapat hukuman atau mengharapkan hadiah, maka meraka berada dalam penyesalan yang besar.
Albert Einstein