Kedapatan Edarkan Sabu, Pemuda Asal Ngagel Harus Duduk Dikursi Pesakitan

Surabaya – Pengadilan Negeri Surabaya menggelar sidang perdana perkara narkoba dengan terdakwa Dhedhe Angga Yudistira bin Kasdiono,(25) warga jalan Ngagel lapangan Depo Surabaya, Selasa (25/9).

Sidang yang digelar di ruang garuda 1 ini dengan agenda dakwaan yang berlanjut ke agenda keterangan saksi dengan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Dwi Purwadi yang menyidangkan perkara tersebut, sedangkan terdakwa tidak sendiri, namun didampingi oleh kuasa hukumnya yakni H.Moch.Sudja,i dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lacak

Dihadapan Majelis Hakim kedua saksi penangkap yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Deddy Arisandi dari Kejari Surabaya menceritakan awal kejadiannya perkara tersebut.

Bermula pada Selasa 24 Juli 2018, petugas BNNP menangkap terdakwa saat akan mengirim narkotika jenis shabu, ketika dilakukan penggeledahan petugas menemukan barang bukti berupa (3) tiga poket shabu dengan berat total 0,93 gram dan (1) satu buah Handphone merk Samsung warna putih.

Saat di interogasi petugas, terdakwa mengaku jika mendapatkan barang haram tersebut dari Plolong (DPO) dengan cara membeli seharga Rp 200 ribu/poket, dan rencananya akan dijual dengan harga Rp 300 ribu/poketnya.

Atas perbuatannya tersebut, terdakwa dijerat sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.  (son)